Julian Nagelsmann Sebut Real Madrid Bukan Tim Impian

loading...
Julian Nagelsmann Sebut Real Madrid Bukan Tim Impian
Julian Nagelsmann menilai Real Madrid bukanlah impian. Itu jadi salah satu alasan mengapa ia menolak pinangan Madrid. Foto : Livescore
A+ A-
LEIPZIG - Ketika sebagian pelatih di dunia bermimpi bisa menukangi Real Madrid, berbeda dengan Julian Nagelsmann. Dengan tegas ia mengatakan kalau El Real bukan tim impian dan bukan langkah yang tepat untuk masa depannya.

Nagelsmann sebelumnya dalam bursa pelatih Los Blancos untuk menggantikan Zinedine Zidane pada 2018. Karena penolakan yang dilakukannya akhirnya manajemen Madrid menunjuk Julen Lopetegui.

Pri berusia 33 tahun itu tanpa dinyana ternyata lebih memilih jadi juru taktik RB Leipzig pada 2019. Hasilnya cukup membanggakan di mana Nagelsmann bisa membawa klub tersebut finis di posisi ketiga Bundesliga. (Baca juga : Pelatih Muda Julian Nagelsmann Bisa Mencuri Panggung)

Bagaimana sampai Nagelsmann mendapatkan tawaran dari Madrid. "Saya memang mendapat telepon dari mereka, tetapi pada akhirnya yang memutuskan adalah saya," kata Nagelsmann kepada Marca, Minggu (9/8/2020).

"Saya yakin itu masih bukan langkah yang tepat untuk pergi ke Real Madrid. Saya adalah salah satu kandidat dan daftarnya tidak terlalu panjang. Bagi saya, itu sangat penting. Saya berbicara baik dengan Direktur Umum Madrid Jose Angel Sanchez dan kami memutuskan bahwa itu masih bukan langkah yang tepat," tuturnya.



"Kami sepakat bahwa kami bisa berbicara lagi di masa depan jika Real Madrid membutuhkan pelatih dan itu jika saya tersedia," tambahnya.

Sementara dipilihnya Leipzig kata Nagelsmann klub itu memberikan platform yang ideal baginya untuk berkembang sebagai pelatih. "Saya ingin langkah berikutnya logis. Saya mencoba merencanakan karier di sepak bola, meski itu sulit," katanya.

"Saya seorang anak muda dan memberi diri saya waktu untuk berkembang. Leipzig berusaha keras untuk merekrut saya. Itu adalah hal yang paling penting. Relatif cepat saya mendapat tawaran. Kami memiliki percakapan yang baik dan saya melihat bahwa itu adalah langkah yang baik berikutnya. Klub yang lebih besar, dengan anggaran lebih besar dari Hoffenheim, yang memungkinkan saya untuk terus berkembang."

"Mereka juga memberi saya kebebasan untuk memperkenalkan ide-ide saya. Saya tidak harus secara permanen membenarkan apa yang saya lakukan, tetapi saya memiliki kemungkinan untuk berkembang dan mentransfer ide-ide saya ke lapangan permainan. Itu adalah langkah bagus berikutnya dalam karir saya untuk mempersiapkan diri dan mungkin di masa depan," pungkasnya.
(bbk)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top