Kejamnya Dmitry Bivol: Habisi Lyndon Arthur, Perpanjang Rekor 22-0, Satukan Gelar WBA-IBO
Minggu, 24 Desember 2023 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Tekanan yang terus menerus dari Bivol memaksa Arthur untuk bertahan dan berada dalam mode mundur. Pria asal Manchester berusia 32 tahun ini bertarung untuk ketiga kalinya pada tahun ini, termasuk sebuah KO pada ronde kesepuluh atas petinju asal Brasil, Braian Suarez, pada bulan September lalu, untuk merebut gelar IBO yang lowong yang diserahkannya pada hari Sabtu lalu. Dalam pertarungan tersebut, Arthur harus mengatasi sebuah knockdown pada ronde pertama untuk menjatuhkan Suarez dalam sepuluh ronde penuh untuk meraih kemenangan keempatnya secara beruntun.
Bivol tidak pernah memberikan harapan bagi petinju Inggris itu untuk memperpanjang rekor tersebut. Satu-satunya pertanyaan adalah apakah ia dapat mengamankan kemenangan melalui penyelesaian pertamanya dalam hampir enam tahun terakhir, saat ia menghentikan Sullivan Barrera pada ronde ke-12 dan terakhir dalam laga pertahanan gelar bulan Maret 2018. Dia telah memenangkan delapan pertarungan beruntun sebelum hari Sabtu, termasuk kemenangan terbaik dalam kariernya atas raja pound-for-pound Saul Canelo Alvarez bulan Mei lalu di Las Vegas.
Baca Juga: Wajah Cemberut Cristiano Ronaldo saat Duduk di Sebelah Conor McGregor
Pukulan kanannya tepat sasaran bagi Bivol, dimana Arthur tidak mampu memberikan respon selama tujuh ronde. Tanda-tanda kehidupan pertamanya muncul pada ronde kedelapan, saat Arthur mampu menyambungkan sebuah pukulan ke arah tubuh. Bivol sempat berhenti memukul, namun mampu meningkatkan ritme pada detik-detik akhir ronde tersebut.
Bivol kembali menyarangkan kombinasi yang mengalir pada ronde kesembilan. Arthur memulai ronde ini dengan efektif di atas tali ring, namun ia membiarkan dirinya terbuka untuk menerima jab dan pukulan straight kanan Bivol ke arah tubuh. Bivol mengikuti dengan pukulan kanan ke arah atas,
Bivol tidak pernah memberikan harapan bagi petinju Inggris itu untuk memperpanjang rekor tersebut. Satu-satunya pertanyaan adalah apakah ia dapat mengamankan kemenangan melalui penyelesaian pertamanya dalam hampir enam tahun terakhir, saat ia menghentikan Sullivan Barrera pada ronde ke-12 dan terakhir dalam laga pertahanan gelar bulan Maret 2018. Dia telah memenangkan delapan pertarungan beruntun sebelum hari Sabtu, termasuk kemenangan terbaik dalam kariernya atas raja pound-for-pound Saul Canelo Alvarez bulan Mei lalu di Las Vegas.
Baca Juga: Wajah Cemberut Cristiano Ronaldo saat Duduk di Sebelah Conor McGregor
Pukulan kanannya tepat sasaran bagi Bivol, dimana Arthur tidak mampu memberikan respon selama tujuh ronde. Tanda-tanda kehidupan pertamanya muncul pada ronde kedelapan, saat Arthur mampu menyambungkan sebuah pukulan ke arah tubuh. Bivol sempat berhenti memukul, namun mampu meningkatkan ritme pada detik-detik akhir ronde tersebut.
Bivol kembali menyarangkan kombinasi yang mengalir pada ronde kesembilan. Arthur memulai ronde ini dengan efektif di atas tali ring, namun ia membiarkan dirinya terbuka untuk menerima jab dan pukulan straight kanan Bivol ke arah tubuh. Bivol mengikuti dengan pukulan kanan ke arah atas,
Lihat Juga :