Gara-gara Hal ini, Wakil Presiden DFB Ragu Jerman Juara Piala Eropa 2024
Sabtu, 30 Desember 2023 - 02:02 WIB
loading...
A
A
A
"Saya punya perasaan bahwa beberapa pemain yang saat ini berada di lapangan percaya bahwa mereka bisa turun ke lapangan dengan kemungkinan 85 persen dari komitmen mereka, dan kemudian Anda harus menyadari bahwa itu tidak lagi cukup melawan Turki dan Austria Saya bahkan tidak ingin membayangkan apa yang akan terjadi jika kami bermain melawan Prancis atau Inggris dengan sikap seperti ini," kata Schaffert dilansir dari Marca, Jumat (29/12/2023).
"Mungkin kami tidak lagi hanya membutuhkan mereka yang sangat bertalenta, tetapi juga mereka yang bersedia menyingsingkan lengan baju. Contoh terbaik dalam melakukan hal ini diberikan oleh tim U-17 kami ketika mereka menjuarai Piala Dunia U-17," sambungnya.
Baca Juga: Momen Shin Tae-yong Dorong Kue Ulang Tahun ke Wajah Arkhan Fikri
Schaffert pun sangat ragu Timnas Jerman bisa menjuarai Piala Eropa 2024 walaupun berstatus sebagai tuan rumah. Wakil Presiden DFB itu menegaskan segala kekurangan Der Panzer bukan merupakan kesalahan pelatih.
"Saya punya banyak keraguan mengenai Piala Eropa tahun depan. Dari segi potensi, kita bisa melangkah lebih jauh. Namun aspirasi, ekspektasi, dan kenyataan saat ini sangat berbeda sehingga hal itu sama sekali tidak dapat saya jelaskan. Saya rasa itu bukan karena dari pelatih," tandasnya.
"Mungkin kami tidak lagi hanya membutuhkan mereka yang sangat bertalenta, tetapi juga mereka yang bersedia menyingsingkan lengan baju. Contoh terbaik dalam melakukan hal ini diberikan oleh tim U-17 kami ketika mereka menjuarai Piala Dunia U-17," sambungnya.
Baca Juga: Momen Shin Tae-yong Dorong Kue Ulang Tahun ke Wajah Arkhan Fikri
Schaffert pun sangat ragu Timnas Jerman bisa menjuarai Piala Eropa 2024 walaupun berstatus sebagai tuan rumah. Wakil Presiden DFB itu menegaskan segala kekurangan Der Panzer bukan merupakan kesalahan pelatih.
"Saya punya banyak keraguan mengenai Piala Eropa tahun depan. Dari segi potensi, kita bisa melangkah lebih jauh. Namun aspirasi, ekspektasi, dan kenyataan saat ini sangat berbeda sehingga hal itu sama sekali tidak dapat saya jelaskan. Saya rasa itu bukan karena dari pelatih," tandasnya.
(yov)
Lihat Juga :