Pertarungan Abad Ini: Beterbiev, Bivol Bertarung dengan Baik Lawan 5 Petinju Terbaik di Tahun 2000-an
Kamis, 18 Januari 2024 - 08:34 WIB
loading...
Pertarungan abad ini: Artur Beterbiev, Dmitry Bivol bertarung dengan baik melwan petinju terbaik di tahun 2000-an / Foto: Metro
A
A
A
Pertarungan abad ini: Artur Beterbiev , Dmitry Bivol bertarung dengan baik melwan petinju terbaik di tahun 2000-an. Artur Beterbiev dan Dmitry Bivol berbagi status sebagai dua petinju terbaik di dunia dalam hal pukulan.
Dmitry Bivol menjadi andalan dalam daftar petinju pound-for-pound (P4P) yang paling disegani sejak ia mengalahkan Saul Canelo Alvarez dua tahun lalu pada bulan Mei. Dia mempertahankan status tersebut dengan mengalahkan mantan petinju dengan berat badan 76,2 kg, Gilberto Ramirez, dan petinju asal Inggris yang pernah mengalahkannya, Lyndon Arthur.
Kemenangan atas Arthur bulan lalu membawanya ke rekor 11-0 sebagai pemegang sabuk kelas berat WBA dan memungkinkannya untuk membarui klaimnya atas posisi Big Man on Campus di kelas berat ringan, memberikan kesempatan kepada sesama penantang Artur Beterbiev untuk memberikan bukti melawan Callum Smith Sabtu malam lalu di Quebec.
Baca Juga: Anthony Joshua vs Francis Ngannou, Lennox Lewis: Bencana Karier dan Kredibilitas Nol
Pria berusia 39 tahun ini, yang akan merayakan ulang tahun pada hari Minggu, telah mengumpulkan dan mempertahankan sabuk di kelas 79,3 kg selama enam tahun - dimulai dengan menghentikan Enrico Koelling di menit-menit terakhir untuk merebut sabuk IBF pada tahun 2017, menambahkan sabuk WBC dengan menaklukkan Oleksandr Gvozdyk yang saat itu belum terkalahkan pada tahun 2019, dan mengamankan sabuk WBO dengan pukulan telak atas Joe Smith Jr. pada tahun 2022.
Delapan laga perebutan gelar, pada kenyataannya, telah menghasilkan delapan KO dalam 60 ronde di atas ring dan mengisi lemari piala yang ia pertaruhkan saat menghadapi Smith, mantan penguasa kelas berat badan 76,2 kg, dalam pertandingan 12 ronde yang sangat ditunggu-tunggu.
Dmitry Bivol menjadi andalan dalam daftar petinju pound-for-pound (P4P) yang paling disegani sejak ia mengalahkan Saul Canelo Alvarez dua tahun lalu pada bulan Mei. Dia mempertahankan status tersebut dengan mengalahkan mantan petinju dengan berat badan 76,2 kg, Gilberto Ramirez, dan petinju asal Inggris yang pernah mengalahkannya, Lyndon Arthur.
Kemenangan atas Arthur bulan lalu membawanya ke rekor 11-0 sebagai pemegang sabuk kelas berat WBA dan memungkinkannya untuk membarui klaimnya atas posisi Big Man on Campus di kelas berat ringan, memberikan kesempatan kepada sesama penantang Artur Beterbiev untuk memberikan bukti melawan Callum Smith Sabtu malam lalu di Quebec.
Baca Juga: Anthony Joshua vs Francis Ngannou, Lennox Lewis: Bencana Karier dan Kredibilitas Nol
Pria berusia 39 tahun ini, yang akan merayakan ulang tahun pada hari Minggu, telah mengumpulkan dan mempertahankan sabuk di kelas 79,3 kg selama enam tahun - dimulai dengan menghentikan Enrico Koelling di menit-menit terakhir untuk merebut sabuk IBF pada tahun 2017, menambahkan sabuk WBC dengan menaklukkan Oleksandr Gvozdyk yang saat itu belum terkalahkan pada tahun 2019, dan mengamankan sabuk WBO dengan pukulan telak atas Joe Smith Jr. pada tahun 2022.
Delapan laga perebutan gelar, pada kenyataannya, telah menghasilkan delapan KO dalam 60 ronde di atas ring dan mengisi lemari piala yang ia pertaruhkan saat menghadapi Smith, mantan penguasa kelas berat badan 76,2 kg, dalam pertandingan 12 ronde yang sangat ditunggu-tunggu.
Lihat Juga :