Bersama Asosiasi Esports Jateng, Alam Ganjar Upayakan Percepatan Ekosistem Olahraga Elektronik
Rabu, 24 Januari 2024 - 07:50 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Alam pun menyampaikan langkah ke depannya bersama asosiasi untuk mempercepat ekosistem Esports Jawa Tengah dan mengupayakan kolaborasi dengan berbagai stakeholders.
"Kita terlalu fokus mencari pemain tapi setelah berprestasi apresiasi lanjutannya belum ada, seperti jaminan masa depannya yang belum di siapkan. Oleh sebab itu, kita bangun ekosistemnya supaya nantinya kalau ekosistemnya mendukung akan ada pertumbuhan ekonomi baru dan membuka lapangan kerja," ungkap Alam.
Bicara soal potensi pemain Esports, Alam melihat Indonesia memiliki segudang talenta hingga ke penjuru negeri. Namun masih ada kendala yang harus dihadapi, salah satunya akses internet yang belum menjangkau secara luas.
![Bersama Asosiasi Esports Jateng, Alam Ganjar Upayakan Percepatan Ekosistem Olahraga Elektronik]()
"Bicara soal potensi pemain itu selalu ada bahkan sampai di daerah-daerah, seperti NTT, Maluku dan Papua, tapi terkadang mereka gak punya akses, misal internet masih banyak yang belum tercover," lanjutnya.
Untuk itu, Alam berharap adanya percepatan akses internet secara masif dan diimbangi dengan sistem pendidikan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan digital.
"Kita harus mendorong generasi muda untuk cerdas dan ahli beradaptasi dunia digital. Oleh karena itu, sistem pendidikan berorientasi pada pengembangan skill digital itu diperlukan," kata Alam.
"Kita terlalu fokus mencari pemain tapi setelah berprestasi apresiasi lanjutannya belum ada, seperti jaminan masa depannya yang belum di siapkan. Oleh sebab itu, kita bangun ekosistemnya supaya nantinya kalau ekosistemnya mendukung akan ada pertumbuhan ekonomi baru dan membuka lapangan kerja," ungkap Alam.
Bicara soal potensi pemain Esports, Alam melihat Indonesia memiliki segudang talenta hingga ke penjuru negeri. Namun masih ada kendala yang harus dihadapi, salah satunya akses internet yang belum menjangkau secara luas.

"Bicara soal potensi pemain itu selalu ada bahkan sampai di daerah-daerah, seperti NTT, Maluku dan Papua, tapi terkadang mereka gak punya akses, misal internet masih banyak yang belum tercover," lanjutnya.
Untuk itu, Alam berharap adanya percepatan akses internet secara masif dan diimbangi dengan sistem pendidikan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan digital.
"Kita harus mendorong generasi muda untuk cerdas dan ahli beradaptasi dunia digital. Oleh karena itu, sistem pendidikan berorientasi pada pengembangan skill digital itu diperlukan," kata Alam.
Lihat Juga :