Selebrasi Tak Biasa Thomas Tuchel dari Kotak Es

Kamis, 13 Agustus 2020 - 07:31 WIB
loading...
Selebrasi Tak Biasa...
Selebrasi tak biasa Thomas Tuchel dari kotak es/Foto/livescore.com
A A A
LISABON - Pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel menegaskan timnya pantas mendapatkan kemenangan 2-1 atas Atalanta. Tuchel mengungkapkan selebrasinya akan lebih liar seandainya dia tidak menggunakan kruk.

PSG membukukan tempat di semifinal Liga Champions 2019/2020 untuk pertama kalinya sejak 1994/1995. Neymar dkk mencetak comeback luar biasa di Estadio da Luz, Lisabon, Portugal, Rabu (12/8/2020) malam waktu lokal atau Kamis (13/8/2020) dini hari WIB. (Baca juga: Comeback Dramatis, PSG Gusur Atalanta ke Semifinal Liga Champions 2019/2020 ).

Atalanta unggul dulu 1-0 melalui gol Mario Pasalic menit ke-27 dan bertahan hingga menit ke-89. Namun, Marquinhos dan Eric Maxim Choupo-Moting mencetak dua gol masing-masing menit ke-90 dan 90+3.

Tuchel mengalami patah tulang di kakinya selama sesi latihan pekan lalu, tetapi masih sempat mengepalkan kedua tinju dan mengeluarkan suara teriakan saat gol kemenangan menembus gawang Atalanta, yang berpotensi menyelamatkan pekerjaannya di Parc des Princes. (Baca juga: Neymar Percaya Diri: Tidak Pernah Terpikir PSG Tersingkir ).

Tuchel terpaksa duduk dan menonton di atas kotak es di sebagian besar pertandingan dengan kaki terbungkus sepatu bot. "Bayangkan apa yang akan saya lakukan jika saya memiliki dua kaki!" katanya dalam konferensi pers pasca pertandingan.

"Ini adalah ulang tahun PSG ke-50 hari ini dan kami tidak akan melupakan hari ini. Kami sangat senang berada di semifinal. Ini musim bersejarah, dengan empat gelar dan semifinal Liga Champions."

“Mungkin hari ini akan menjadi hari Anda melihat saya berlari sejauh 40 meter," imbuhnya. (Baca juga: Pasalic: Itulah Liga Champions, Tim Unggul Kualitas Bisa Cetak Dua Gol Dalam 2 Menit ).

Tuchel berada di bawah tekanan untuk mempersembahkan trofi Eropa musim ini, sesuatu yang membuat PSG berjuang mencapainya meski harus berinvestasi besar dalam pemain selama beberapa tahun terakhir. Semifinal Liga Champions terakhir mereka terjadi pada tahun 1995.

“Itu benar-benar pantas,” kata Tuchel, yang memuji kontribusi pemain pengganti Kylian Mbappe , yang kecepatan dan keterampilannya memaksa pemain Italia itu mundur dan bertahan.

Musim liga Prancis yang terhenti karena Covid-19 membuat PSG memiliki banyak waktu untuk berpikir dan mempersiapkan perjalanan ke Portugal. Namun, Tuchel mengatakan semangat pemain mereka yang besar.

“Sangat sulit mempersiapkan tim. Tidak ada ritme karena tidak ada pertandingan, tetapi saya dapat merasakan di hari-hari terakhir bahwa tekad, antusiasme, dan usaha tim, kualitas pelatihan dan perpaduan antara cinta dan kerja keras, sangat luar biasa."

“Bagi saya, itu adalah kemenangan yang pantas, tetapi jika Anda mencetak gol sangat terlambat, itu juga keberuntungan, tetapi saya yang pertama mengakui bahwa Anda membutuhkan keberuntungan,” ujarnya.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paris Mencekam, Ratusan...
Paris Mencekam, Ratusan Suporter PSG Diamankan Polisi dalam Perayaan Gelar Liga Champions
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp447 Miliar
Daftar Juara Liga Champions:...
Daftar Juara Liga Champions: PSG Ukir Sejarah dengan Gelar Beruntun
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026 usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
Arsenal Ungguli PSG...
Arsenal Ungguli PSG 1-0 di Babak Pertama Final Liga Champions
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Special Bola
Piala Presiden Jadi...
Liga Indonesia
Piala Presiden Jadi Modal Shin Tae-yong Bangun Kekuatan Persija Jakarta Jelang Musim Baru
Beckham Putra Ketagihan...
Liga Indonesia
Beckham Putra Ketagihan Kumpulkan Gelar Juara Bareng Persib Bandung
Jay Idzes Bela Beckham...
Bola Dunia
Jay Idzes Bela Beckham Putra yang Dicaci Suporter: Kami Bagian dari Timnas Indonesia
Rekomendasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Berita Terkini
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved