Jangan Pernah Desak Cristiano Ronaldo Meminta Maaf
Selasa, 27 Februari 2024 - 10:04 WIB
loading...
Jangan pernah mendesak Cristiano Ronaldo meminta maaf. Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan situasi CR7 saat ini / Foto: @cristiano
A
A
A
Cristiano Ronaldo telah berada di Arab Saudi selama kurang lebih satu tahun. Tapi dia seakan tak pernah bosan untuk mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak Al-Nassr di kompetisi domestik.
Di musim pertamanya, Ronaldo berhasil membukukan 14 gol. Musim ini, CR7 menambah perbendaharaan golnya menjadi 22 gol dalam 20 pertandingan yang sudah dijalaninya.
Torehan gol itu menempatkannya di posisi teratas dalam daftar top skor sementara Liga Arab Saudi 2023/2024. Keberadaan Ronaldo bak magnet untuk sepak bola Arab Saudi.
Baca Juga: Berulah Lagi, Cristiano Ronaldo Terancam Larangan 2 Pertandingan dan Denda
Sebelum Ronaldo memutuskan melanjutkan kariernya di Liga Arab Saudi, penonton yang hadir rata-rata 5.000 sampai 6.000 di stadion. Sekarang situasinya berbeda.
Penonton rela hadir jika Ronaldo tampil melakoni laga kandang maupun tandang, untuk mencoba membuat CR7 frustrasi di lapangan hijau. Mereka seolah tak peduli seberapa banyak gol yang dicetak pemain berpaspor Portugal di pertandingan itu.
Yang disukai penggemar sepak bola di Arab Saudi adalah meledek Ronaldo dengan nyanyian 'Messi, Messi'. Salahnya, Ronaldo berulang kali melakukan kesalahan dengan menanggapi ejekan penonton.
Ronaldo sering menempelkan tangan ke salah satu telinga atau menempelkan jari ke bibir. Tapi yang lebih parah adalah ketika CR7 melakukan selebrasi provokatif yang membuat penggemar naik pitam.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo, Selangkangan, dan Hinaan ke Suporter
Ini berkaitan dengan selebrasi yang dilakukan Ronaldo dengan mengarahkan tangannya ke selangkangan sambil menoleh ke penonton. Di kompetisi sepak bola Eropa mungkin terkesan lumrah.
Tapi tidak di negara religius seperti Arab Saudi. Hal ini tidak terlalu lucu. Akibatnya Liga Arab Saudi memutuskan membuka penyelidikan terhadap selebrasi provokatif Ronaldo tersebut.
Yang perlu diingat penggemar adalah jangan pernah mendesak Ronaldo meminta maaf. Meskipun kejadian ini terus berulang, namun dia tidak pernah mengklarifikasi bahwa tindakan itu salah dan menyampaikan permintaan maaf.
Itu bisa dilihat dari postingan yang dibuatnya usai mengantarkan Al-Nassr menang 3-2 atas Al-Shabab, Minggu (25/2/2024) waktu setempat. Tidak ada kata-kata maaf yang dituliskan Ronaldo.
Yang ada hanyalah kata-kata yang memotivasi dirinya sendiri. "Sampai saat terakhir! Kami terus berjalan, tidak berhenti!"
Di musim pertamanya, Ronaldo berhasil membukukan 14 gol. Musim ini, CR7 menambah perbendaharaan golnya menjadi 22 gol dalam 20 pertandingan yang sudah dijalaninya.
Torehan gol itu menempatkannya di posisi teratas dalam daftar top skor sementara Liga Arab Saudi 2023/2024. Keberadaan Ronaldo bak magnet untuk sepak bola Arab Saudi.
Baca Juga: Berulah Lagi, Cristiano Ronaldo Terancam Larangan 2 Pertandingan dan Denda
Sebelum Ronaldo memutuskan melanjutkan kariernya di Liga Arab Saudi, penonton yang hadir rata-rata 5.000 sampai 6.000 di stadion. Sekarang situasinya berbeda.
Penonton rela hadir jika Ronaldo tampil melakoni laga kandang maupun tandang, untuk mencoba membuat CR7 frustrasi di lapangan hijau. Mereka seolah tak peduli seberapa banyak gol yang dicetak pemain berpaspor Portugal di pertandingan itu.
Yang disukai penggemar sepak bola di Arab Saudi adalah meledek Ronaldo dengan nyanyian 'Messi, Messi'. Salahnya, Ronaldo berulang kali melakukan kesalahan dengan menanggapi ejekan penonton.
Ronaldo sering menempelkan tangan ke salah satu telinga atau menempelkan jari ke bibir. Tapi yang lebih parah adalah ketika CR7 melakukan selebrasi provokatif yang membuat penggemar naik pitam.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo, Selangkangan, dan Hinaan ke Suporter
Ini berkaitan dengan selebrasi yang dilakukan Ronaldo dengan mengarahkan tangannya ke selangkangan sambil menoleh ke penonton. Di kompetisi sepak bola Eropa mungkin terkesan lumrah.
Tapi tidak di negara religius seperti Arab Saudi. Hal ini tidak terlalu lucu. Akibatnya Liga Arab Saudi memutuskan membuka penyelidikan terhadap selebrasi provokatif Ronaldo tersebut.
Yang perlu diingat penggemar adalah jangan pernah mendesak Ronaldo meminta maaf. Meskipun kejadian ini terus berulang, namun dia tidak pernah mengklarifikasi bahwa tindakan itu salah dan menyampaikan permintaan maaf.
Itu bisa dilihat dari postingan yang dibuatnya usai mengantarkan Al-Nassr menang 3-2 atas Al-Shabab, Minggu (25/2/2024) waktu setempat. Tidak ada kata-kata maaf yang dituliskan Ronaldo.
Yang ada hanyalah kata-kata yang memotivasi dirinya sendiri. "Sampai saat terakhir! Kami terus berjalan, tidak berhenti!"
(yov)
Lihat Juga :