10 Sirkuit Jet Darat Terpanjang, Sebagian Dipensiunkan Karena Berbahaya
Minggu, 16 Agustus 2020 - 17:45 WIB
loading...
A
A
A
Trek balap sirkuit ini memiliki bentuk tidak biasa karena hanya berupa dua lintasan lurus dengan ujung jepit rambut di setiap ujungnya. Operasi sirkuit ini berakhir pada 1999. (Lihat foto: Trio Macan Perkenalkan Personel Baru di Single 'Anumu')
5. Sirkuit Charade, Clermont-Ferrand, Prancis
![10 Sirkuit Jet Darat Terpanjang, Sebagian Dipensiunkan Karena Berbahaya]()
Panjang lintasan : 5,0 mil
Sirkuit Charade merupakan nama resmi dari Sirkuit Clermont-Ferrarnd. Dan, sudah dipastikan, para pembalap F1 tak akan lagi berlaga di sini. Dalam sejarah F1, Sirkuit Clermont-Ferrarnd dianggap salah satu yang paling berbahaya. (Baca juga: Mugello Sirkuit Paling Menuntut versi Michelin)
Selain dibangun di sisi gunung berapi, walau sudah tak aktif, venue ini punya 48 tikungan. Jim Clark dari Lotus 25, menjadi pemenang pertama sekaligus yang terakhir di Sirkuit Clermont-Ferranf pada F1 1965 sebelum kembali pada 1969-1970, dan 1972.
6. Circuito da Boavista, Porto, Portugal
![10 Sirkuit Jet Darat Terpanjang, Sebagian Dipensiunkan Karena Berbahaya]()
Panjang sirkuit : 4,8 mil
Mirip dengan AVUS, Circuito da Boavista juga menjadi tuan rumah Grand Prix Formula 1 dua kali. Sirkuit yang terletak di Porto, Portugal ini memiliki panjang 4,8 mil.
Trek balap ini ditutup pada 1960 akibat adanya kecelakaan. Meski begitu, trek dihidupkan kembali pada 2005 dengan sirkuit dipersingkat dari pengaturan aslinya.
7. Sirkuit Ain-Diab, Casablanca, Maroko
![10 Sirkuit Jet Darat Terpanjang, Sebagian Dipensiunkan Karena Berbahaya]()
Panjang sirkuit : 4,7 mil
Sirkuit Ain-Diab adalah sirkuit jalananan F1 yang dibangun pada 1957 di sebelah selatan wilayah Ain –Dab menggunakan jalan pantai. Sebelum 1957, Sirkuit Ain digunakan untuk Grand Prix Maroko dan kemudian sirkuit di Agadir.
Trek sepanjang 7.618 km (4,734 mil) ini dirancang oleh Royal Automobile Club of Morocco dan mendapat restu penuh dari Sultan Mohammed V. Sirkuit ini menyelenggarakan F1 pada 1957, tetapi merupakan acara non-kejuaraan. (Baca juga: Sirkuit Hockenheim Pastikan Tak Ada Balapan F1 Musim Ini)
5. Sirkuit Charade, Clermont-Ferrand, Prancis

Panjang lintasan : 5,0 mil
Sirkuit Charade merupakan nama resmi dari Sirkuit Clermont-Ferrarnd. Dan, sudah dipastikan, para pembalap F1 tak akan lagi berlaga di sini. Dalam sejarah F1, Sirkuit Clermont-Ferrarnd dianggap salah satu yang paling berbahaya. (Baca juga: Mugello Sirkuit Paling Menuntut versi Michelin)
Selain dibangun di sisi gunung berapi, walau sudah tak aktif, venue ini punya 48 tikungan. Jim Clark dari Lotus 25, menjadi pemenang pertama sekaligus yang terakhir di Sirkuit Clermont-Ferranf pada F1 1965 sebelum kembali pada 1969-1970, dan 1972.
6. Circuito da Boavista, Porto, Portugal

Panjang sirkuit : 4,8 mil
Mirip dengan AVUS, Circuito da Boavista juga menjadi tuan rumah Grand Prix Formula 1 dua kali. Sirkuit yang terletak di Porto, Portugal ini memiliki panjang 4,8 mil.
Trek balap ini ditutup pada 1960 akibat adanya kecelakaan. Meski begitu, trek dihidupkan kembali pada 2005 dengan sirkuit dipersingkat dari pengaturan aslinya.
7. Sirkuit Ain-Diab, Casablanca, Maroko

Panjang sirkuit : 4,7 mil
Sirkuit Ain-Diab adalah sirkuit jalananan F1 yang dibangun pada 1957 di sebelah selatan wilayah Ain –Dab menggunakan jalan pantai. Sebelum 1957, Sirkuit Ain digunakan untuk Grand Prix Maroko dan kemudian sirkuit di Agadir.
Trek sepanjang 7.618 km (4,734 mil) ini dirancang oleh Royal Automobile Club of Morocco dan mendapat restu penuh dari Sultan Mohammed V. Sirkuit ini menyelenggarakan F1 pada 1957, tetapi merupakan acara non-kejuaraan. (Baca juga: Sirkuit Hockenheim Pastikan Tak Ada Balapan F1 Musim Ini)
Lihat Juga :