3 Kali Roboh, Devin Haney: Aku Bertarung Seperti Juara Sejati, Aku Akan Kembali
Senin, 22 April 2024 - 06:36 WIB
loading...
3 Kali Roboh, Devin Haney: Aku Bertarung Seperti Juara Sejati, Aku Akan Kembali/BoxinG Scene
A
A
A
Devin Haney menegaskan akan kembali bertarung sebagai seorang juara setelah 3 kali dijatuhkan Ryan Garcia sekaligus menelan kekalahan pertama dalam kariernya. Ryan Garcia secara mengejutkan memberikan kekalahan pertama dalam karier Devin Haney pada Sabtu malam lalu, dengan menjatuhkannya tiga kali sebelum meraih kemenangan angka mutlak.
"Bertarung seperti seorang juara sejati. Bangkit dari atas kanvas dan terus bertarung. Saya 100% baik-baik saja dan ingin melakukannya lagi saat kami berdua menambah berat badan," kata Haney. "Saya tidak mengalami patah tulang (rahang)... Sama seperti saat anda menyajikan hidangan, [anda harus] mampu menerimanya. Saya akan kembali."
Baca Juga: Amuk Ryan Garcia Permalukan Devin Haney Secara Menakjubkan
Ryan Garcia mengatur jalannya pertandingan sejak awal, dengan hook kirinya yang paten pada menit awal, dan kemudian menggunakan pukulan yang sama untuk menjatuhkan Haney pada ronde ketujuh, ke-10 dan ke-11. Devin Haney (31-1, 15 KO) memenangkan ronde kedua sampai ronde kelima di atas kertas, namun Ryan Garcia (25-1, 20 KO) tampil dominan pada paruh kedua pertarungan.
Dua juri memberikan skor 115-109 dan 114-110 untuk kemenangan Garcia, sementara juri lainnya memberikan skor 112-112. Garcia melepaskan 106 pukulan - 96 di antaranya merupakan pukulan kuat - sementara Haney menjawab dengan 87 pukulan - dengan hanya 45 pukulan yang merupakan pukulan kuat.
Wajah Haney terlihat bengkak setelah kejadian tersebut, membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ia mengalami cedera serius. Haney tidak berbicara kepada media dalam konferensi pers pasca pertandingan, namun ia menggunakan media sosial untuk meredam kekhawatiran tersebut.
Devin Haney masih menjadi juara kelas ringan super WBC karena Garcia kalah berat badan 3,2 kilogram dan tidak memenuhi syarat untuk merebut sabuk juara. Jika pertandingan ulang terjadi, berat badan harus dinegosiasikan, karena Garcia bersikeras setelah pertarungan bahwa ia akan naik ke kelas welter untuk pertarungan berikutnya.
Ayah, pelatih dan manajer Haney, Bill, menggunakan media sosial pada hari Minggu pagi untuk mencari pertandingan ulang juga. "Kami mengubah kekalahan menjadi pelajaran dan kemudian mengubahnya menjadi berkat," kata Bill Haney.
"Bertarung seperti seorang juara sejati. Bangkit dari atas kanvas dan terus bertarung. Saya 100% baik-baik saja dan ingin melakukannya lagi saat kami berdua menambah berat badan," kata Haney. "Saya tidak mengalami patah tulang (rahang)... Sama seperti saat anda menyajikan hidangan, [anda harus] mampu menerimanya. Saya akan kembali."
Baca Juga: Amuk Ryan Garcia Permalukan Devin Haney Secara Menakjubkan
Ryan Garcia mengatur jalannya pertandingan sejak awal, dengan hook kirinya yang paten pada menit awal, dan kemudian menggunakan pukulan yang sama untuk menjatuhkan Haney pada ronde ketujuh, ke-10 dan ke-11. Devin Haney (31-1, 15 KO) memenangkan ronde kedua sampai ronde kelima di atas kertas, namun Ryan Garcia (25-1, 20 KO) tampil dominan pada paruh kedua pertarungan.
Dua juri memberikan skor 115-109 dan 114-110 untuk kemenangan Garcia, sementara juri lainnya memberikan skor 112-112. Garcia melepaskan 106 pukulan - 96 di antaranya merupakan pukulan kuat - sementara Haney menjawab dengan 87 pukulan - dengan hanya 45 pukulan yang merupakan pukulan kuat.
Wajah Haney terlihat bengkak setelah kejadian tersebut, membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ia mengalami cedera serius. Haney tidak berbicara kepada media dalam konferensi pers pasca pertandingan, namun ia menggunakan media sosial untuk meredam kekhawatiran tersebut.
Devin Haney masih menjadi juara kelas ringan super WBC karena Garcia kalah berat badan 3,2 kilogram dan tidak memenuhi syarat untuk merebut sabuk juara. Jika pertandingan ulang terjadi, berat badan harus dinegosiasikan, karena Garcia bersikeras setelah pertarungan bahwa ia akan naik ke kelas welter untuk pertarungan berikutnya.
Ayah, pelatih dan manajer Haney, Bill, menggunakan media sosial pada hari Minggu pagi untuk mencari pertandingan ulang juga. "Kami mengubah kekalahan menjadi pelajaran dan kemudian mengubahnya menjadi berkat," kata Bill Haney.
Lihat Juga :