Conte Tak Mau Diplomatis Soal Kritik Klub
Selasa, 18 Agustus 2020 - 08:31 WIB
loading...
Pelatih Inter Milan Antonio Conte akan tampil di final Eropa pertamanya sebagai pelatih kepala/Foto/Twitter/Inter
A
A
A
DUSSELDORF - Pelatih Inter Milan Antonio Conte akan tampil di final Eropa pertamanya sebagai pelatih kepala. Conte membawa pasukannya lolos ke final Liga Europa 2019/2020 setelah menyingkirkan Shakhtar Donetsk lewat skor telak 5-0 di Merkur Spiel-Arena, Dusseldorf, Jerman, Senin (17/8/2020) malam waktu lokal atau Selasa (18/8/2020) dini hari WIB.
Inter Milan akan menghadapi Sevilla pada laga puncak di RheinEnergieStadion, Cologne, Jumat (21/8/2020). Ini final pertama Conte di kompetisi Eropa setelah kalah di semifinal Liga Europa bersama Juventus pada 2014. (Baca juga: Bawa Inter ke Final Liga Europa, Kenapa Lukaku Malah Puji Man United ).
Conte mengakui banyak pemainnya yang juga pertama kali merasakan final. “Banyak pemain kami menghadapi permainan semacam ini untuk pertama kalinya dalam karier mereka,” kata Conte dilansir Reuters. “Sevilla punya pengalaman hebat, mereka sudah beberapa kali menjuarai kompetisi ini."
“Tapi, kami siap mencoba memberikan kegembiraan yang luar biasa kepada fans kami. Mereka seharusnya bangga pada para pemain ini karena mereka memberikan segalanya.” (Baca juga: Lautaro Martinez: Campuran Pemain Muda dan Berpengalaman, Bikin Kami Lebih Kuat ).
Ditanya soal kritik kerasnya setelah pertandingan terakhir Serie A 2019/2020, Conte mengatakan tidak ingin kembali ke situasi tersebut. Conte menuduh klub memberinya 'perlindungan nol'. Presiden Inter Steven Zhang terbang ke Jerman menyaksikan laga vs Shakhtar.
"Saya tidak ingin kembali ke situasi tertentu. Saya merasakan beberapa hal pada saat itu dan merasa perlu untuk mengatakannya. Apa yang saya katakan selalu bertujuan konstruktif." (Baca juga: Cukur Shakhtar Donetsk, Inter Milan Lolos ke Final Liga Europa ).
"Media suka menekankan beberapa situasi lebih dari yang lain, tetapi pada saat yang sama, saya tahu kami harus melalui langkah-langkah tertentu untuk menjadi apa yang diinginkan Inter di masa depan."
Inter Milan akan menghadapi Sevilla pada laga puncak di RheinEnergieStadion, Cologne, Jumat (21/8/2020). Ini final pertama Conte di kompetisi Eropa setelah kalah di semifinal Liga Europa bersama Juventus pada 2014. (Baca juga: Bawa Inter ke Final Liga Europa, Kenapa Lukaku Malah Puji Man United ).
Conte mengakui banyak pemainnya yang juga pertama kali merasakan final. “Banyak pemain kami menghadapi permainan semacam ini untuk pertama kalinya dalam karier mereka,” kata Conte dilansir Reuters. “Sevilla punya pengalaman hebat, mereka sudah beberapa kali menjuarai kompetisi ini."
“Tapi, kami siap mencoba memberikan kegembiraan yang luar biasa kepada fans kami. Mereka seharusnya bangga pada para pemain ini karena mereka memberikan segalanya.” (Baca juga: Lautaro Martinez: Campuran Pemain Muda dan Berpengalaman, Bikin Kami Lebih Kuat ).
Ditanya soal kritik kerasnya setelah pertandingan terakhir Serie A 2019/2020, Conte mengatakan tidak ingin kembali ke situasi tersebut. Conte menuduh klub memberinya 'perlindungan nol'. Presiden Inter Steven Zhang terbang ke Jerman menyaksikan laga vs Shakhtar.
"Saya tidak ingin kembali ke situasi tertentu. Saya merasakan beberapa hal pada saat itu dan merasa perlu untuk mengatakannya. Apa yang saya katakan selalu bertujuan konstruktif." (Baca juga: Cukur Shakhtar Donetsk, Inter Milan Lolos ke Final Liga Europa ).
"Media suka menekankan beberapa situasi lebih dari yang lain, tetapi pada saat yang sama, saya tahu kami harus melalui langkah-langkah tertentu untuk menjadi apa yang diinginkan Inter di masa depan."
Lihat Juga :