Jose Ramirez Kembali ke Jalur Perebutan Gelar Juara Dunia
Minggu, 28 April 2024 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
Pukulan yang sama melukai Ramirez pada menit awal ronde keempat, namun Ramirez terus menyerang dan menghabiskan sisa ronde ini dengan menyerang dengan ganas ke arah tubuh Barthelemy saat ia berusaha memulihkan diri. Pada ronde kelima, Ramirez nampak kembali mengambil inisiatif saat ia kembali menyerang dan menekan Barthelemy (30-3-1, 15 KO) di tali ring.
Namun, tiap kali ia mundur satu atau dua langkah dan Barthelemy memiliki ruang untuk memukul, atlet Kuba itu terus meraih kesuksesan dengan pukulan straight kirinya, mendaratkan tiga pukulan beruntun - yang nampak sedikit mengejutkan Ramirez pada ronde keenam. Setelah itu, Ramirez mengambil kendali. Ia mengangkat tangan kanannya sedikit lebih tinggi dan mulai menyarangkan jab-nya, untuk membatasi kesempatan Barthelemy mendaratkan pukulan straight kirinya.
Tiba-tiba, Barthelemy nampak kehabisan akal, dimana strategi serangan baliknya menjadi tidak efektif karena ia tak dapat mendaratkan pukulan balasan yang menjadi andalannya. Pada ronde ke-11, Barthelemy nampak kelelahan akibat serangan konstan dari Ramirez, dan saat sebuah rangkaian pukulan Ramirez mengirim lawannya ke tali ring pada akhir ronde, wasit Jack Reiss memperingatkan Barthelemy dan tim pojoknya bahwa ia akan menghentikan laga jika atlet Kuba itu kembali terjatuh di tali ring.
Barthelemy menunjukkan lebih banyak semangat pada ronde ke-12 untuk memastikan dirinya menang, namun pada akhirnya, keputusan juri hanyalah sebuah formalitas, meskipun skor 119-109 (dua kali) dan 118-110 dapat dikatakan tidak memberikan penghargaan yang layak bagi Barthelemy atas kesuksesannya di paruh pertama laga.
Pukulan yang sama melukai Ramirez pada menit awal ronde keempat. Namun Ramirez terus menyerang dan menghabiskan sisa ronde ini dengan menyerang dengan ganas ke arah tubuh Barthelemy saat ia berusaha memulihkan diri. Pada ronde kelima, Ramirez nampak kembali mengambil inisiatif saat ia kembali menyerang dan menekan Barthelemy (30-3-1, 15 KO) di tali ring. Namun, tiap kali ia mundur satu atau dua langkah dan Barthelemy memiliki ruang untuk memukul, petinju Kuba itu terus meraih kesuksesan dengan pukulan straight kirinya, mendaratkan tiga pukulan beruntun - yang nampak sedikit mengejutkan Ramirez pada ronde keenam.
Namun, tiap kali ia mundur satu atau dua langkah dan Barthelemy memiliki ruang untuk memukul, atlet Kuba itu terus meraih kesuksesan dengan pukulan straight kirinya, mendaratkan tiga pukulan beruntun - yang nampak sedikit mengejutkan Ramirez pada ronde keenam. Setelah itu, Ramirez mengambil kendali. Ia mengangkat tangan kanannya sedikit lebih tinggi dan mulai menyarangkan jab-nya, untuk membatasi kesempatan Barthelemy mendaratkan pukulan straight kirinya.
Tiba-tiba, Barthelemy nampak kehabisan akal, dimana strategi serangan baliknya menjadi tidak efektif karena ia tak dapat mendaratkan pukulan balasan yang menjadi andalannya. Pada ronde ke-11, Barthelemy nampak kelelahan akibat serangan konstan dari Ramirez, dan saat sebuah rangkaian pukulan Ramirez mengirim lawannya ke tali ring pada akhir ronde, wasit Jack Reiss memperingatkan Barthelemy dan tim pojoknya bahwa ia akan menghentikan laga jika atlet Kuba itu kembali terjatuh di tali ring.
Barthelemy menunjukkan lebih banyak semangat pada ronde ke-12 untuk memastikan dirinya menang, namun pada akhirnya, keputusan juri hanyalah sebuah formalitas, meskipun skor 119-109 (dua kali) dan 118-110 dapat dikatakan tidak memberikan penghargaan yang layak bagi Barthelemy atas kesuksesannya di paruh pertama laga.
Pukulan yang sama melukai Ramirez pada menit awal ronde keempat. Namun Ramirez terus menyerang dan menghabiskan sisa ronde ini dengan menyerang dengan ganas ke arah tubuh Barthelemy saat ia berusaha memulihkan diri. Pada ronde kelima, Ramirez nampak kembali mengambil inisiatif saat ia kembali menyerang dan menekan Barthelemy (30-3-1, 15 KO) di tali ring. Namun, tiap kali ia mundur satu atau dua langkah dan Barthelemy memiliki ruang untuk memukul, petinju Kuba itu terus meraih kesuksesan dengan pukulan straight kirinya, mendaratkan tiga pukulan beruntun - yang nampak sedikit mengejutkan Ramirez pada ronde keenam.
Lihat Juga :