Saul Canelo Alvarez vs Jaime Munguia: Pertarungan KO!
Minggu, 05 Mei 2024 - 06:27 WIB
loading...
Saul Canelo Alvarez vs Jaime Munguia: Pertarungan Menang KO/DAZN
A
A
A
Saul Canelo Alvarez vs Jaime Munguia bisa menjadi pertarungan KO setelah keduanya sama-sama sesumbar menang KO dalam perebutan gelar kelas menengah super. Saul Canelo Alvarez mencari kemenangan KO sebelum ronde 8, sedangkan Jaime Munguia menegaskan akan memukul KO sang juara bertahan.
Saul Canelo Alvarez kembali berkoar-koar menang KO saat berjalan meninggalkan panggung penimbangan berat badan sebelum pertarungan. Sorot mata Canelo dan keinginannya untuk berbicara mencerminkan respons yang mungkin ia berikan beberapa jam sebelumnya ketika ditanya, ''Seberapa besar arti kemenangan KO atas lawannya, Jaime Munguia, pada Sabtu malam?.''
Baca Juga: Artur Beterbiev Cedera Meniskus, Duel Dmitry Bivol Ditunda?
Petinju Meksiko, Saul Canelo Alvarez yang memiliki rekor (60-2-2, 39 KO), mengatakan bahwa ia sangat menginginkan menang KO. Bukan hanya karena ia belum pernah mendapatkannya dalam empat pertandingan terakhir. Bukan hanya karena ini adalah akhir pekan Cinco de Mayo. Bukan hanya karena itu akan menjadi KO ke-40 yang bersejarah baginya.
Dan bukan hanya karena ia merasa sangat marah pada mantan promotornya, Oscar De La Hoya, yang kini mempromosikan Jaime Munguia (43-0, 34 KO) dan yang mengenakan kaus bertuliskan “Eat More Meat,” sebuah sindiran terhadap hasil tes positif clenbuterol Canelo pada tahun 2018, yang menurut sang juara disebabkan oleh konsumsi daging sapi Meksiko yang tercemar. ''Canelo memiliki sedikit lebih banyak beban di pundaknya karena ia adalah petarung Oscar dan ini sedikit lebih pribadi dengan konsekuensi yang lebih besar baginya,” kata Paulie Malignaggi dalam episode “Deep Waters” di ProBox TV pada hari Jumat.
Pada usia 33 tahun, juara kelas menengah super tak terbantahkan, Canelo Alvarez telah mendengar bahwa usia dan jumlah 484 ronde profesional yang dijalaninya telah berkontribusi pada kemerosotan KO yang dialaminya. Ia juga tahu bahwa ia akan kedatangan seorang tamu di sisi ring, yaitu juara dunia kelas menengah super yang tak terkalahkan, David Benavidez (28-0, 24 KO).
Minat Benavidez untuk menggunakan status wajibnya untuk mengincar sabuk WBC milik Canelo Alvarez semakin besar setelah berita pada hari Jumat bahwa juara dunia kelas berat ringan dengan tiga sabuk, Artur Beterbiev, mengalami robek pada bagian lututnya, sehingga ia harus menunda pertarungan yang direncanakan pada tanggal 1 Juni melawan juara WBA, Dmitry Bivol, hingga akhir tahun ini.
Saul Canelo Alvarez kembali berkoar-koar menang KO saat berjalan meninggalkan panggung penimbangan berat badan sebelum pertarungan. Sorot mata Canelo dan keinginannya untuk berbicara mencerminkan respons yang mungkin ia berikan beberapa jam sebelumnya ketika ditanya, ''Seberapa besar arti kemenangan KO atas lawannya, Jaime Munguia, pada Sabtu malam?.''
Baca Juga: Artur Beterbiev Cedera Meniskus, Duel Dmitry Bivol Ditunda?
Petinju Meksiko, Saul Canelo Alvarez yang memiliki rekor (60-2-2, 39 KO), mengatakan bahwa ia sangat menginginkan menang KO. Bukan hanya karena ia belum pernah mendapatkannya dalam empat pertandingan terakhir. Bukan hanya karena ini adalah akhir pekan Cinco de Mayo. Bukan hanya karena itu akan menjadi KO ke-40 yang bersejarah baginya.
Dan bukan hanya karena ia merasa sangat marah pada mantan promotornya, Oscar De La Hoya, yang kini mempromosikan Jaime Munguia (43-0, 34 KO) dan yang mengenakan kaus bertuliskan “Eat More Meat,” sebuah sindiran terhadap hasil tes positif clenbuterol Canelo pada tahun 2018, yang menurut sang juara disebabkan oleh konsumsi daging sapi Meksiko yang tercemar. ''Canelo memiliki sedikit lebih banyak beban di pundaknya karena ia adalah petarung Oscar dan ini sedikit lebih pribadi dengan konsekuensi yang lebih besar baginya,” kata Paulie Malignaggi dalam episode “Deep Waters” di ProBox TV pada hari Jumat.
Pada usia 33 tahun, juara kelas menengah super tak terbantahkan, Canelo Alvarez telah mendengar bahwa usia dan jumlah 484 ronde profesional yang dijalaninya telah berkontribusi pada kemerosotan KO yang dialaminya. Ia juga tahu bahwa ia akan kedatangan seorang tamu di sisi ring, yaitu juara dunia kelas menengah super yang tak terkalahkan, David Benavidez (28-0, 24 KO).
Minat Benavidez untuk menggunakan status wajibnya untuk mengincar sabuk WBC milik Canelo Alvarez semakin besar setelah berita pada hari Jumat bahwa juara dunia kelas berat ringan dengan tiga sabuk, Artur Beterbiev, mengalami robek pada bagian lututnya, sehingga ia harus menunda pertarungan yang direncanakan pada tanggal 1 Juni melawan juara WBA, Dmitry Bivol, hingga akhir tahun ini.
Lihat Juga :