Dmitry Bivol vs Malik Zinad: Duel Penuh Darah di Kingdom Arena
Sabtu, 01 Juni 2024 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
"Terima kasih kepada Malik Zinad karena baru satu bulan lalu melakukan negosiasi. Malik bukan orang yang mudah, begitulah pendapat orang. Dia lapar. Ia percaya pada dirinya sendiri, dan itu membuat saya semakin bersemangat untuk melawannya. Dia percaya diri, tidak pernah kalah, dan itu membuatku semakin bersemangat lagi," ujar Bivol dikutip Boxing Scene, Sabtu (1/6/2024).
Zinad, penantang berusia 30 tahun, telah menghentikan 16 dari 22 korbannya, namun Bivol yang berusia 33 tahun berada di puncak permainannya. "Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya memimpikan momen ini sejak saya berusia 10 tahun. Pertama bulan Juni, saya siap bertarung, maka saya akan memberikan kejutan pada tanggal 1 Juni," kata Zinad.
Baca Juga: Harga Tiket Pertandingan Mike Tyson vs Jake Paul, Segini Angkanya
Zind berjanji bakal memunculkan kejutan saat menghadapi Bivol di divisi kelas berat ringan. "Saya berjuang sangat keras. Setiap kali saya bertarung, saya berjuang demi darah. Saya tidak bermain di sana."
"Saya dan dia, saya akan masuk ke sana untuk bertarung, jadi akan ada pertumpahan darah. Pertarungan terakhir saya memenangkan mayoritas atas Jerome Pampellone penuh darah. Pertarungan ini akan lebih berdarah dari pertarungan itu; lebih keras, lebih banyak pukulan, lebih banyak darah. Ini akan menjadi perang. Saya bisa saja menjadi juara dunia sejak lama, tapi ini adalah kesempatan saya untuk menjadi juara dunia. Saya akan menjadi juara dunia, jadi Insya Allah saya akan berhasil pada 1 Juni," imbuhnya.
Zinad, penantang berusia 30 tahun, telah menghentikan 16 dari 22 korbannya, namun Bivol yang berusia 33 tahun berada di puncak permainannya. "Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya memimpikan momen ini sejak saya berusia 10 tahun. Pertama bulan Juni, saya siap bertarung, maka saya akan memberikan kejutan pada tanggal 1 Juni," kata Zinad.
Baca Juga: Harga Tiket Pertandingan Mike Tyson vs Jake Paul, Segini Angkanya
Zind berjanji bakal memunculkan kejutan saat menghadapi Bivol di divisi kelas berat ringan. "Saya berjuang sangat keras. Setiap kali saya bertarung, saya berjuang demi darah. Saya tidak bermain di sana."
"Saya dan dia, saya akan masuk ke sana untuk bertarung, jadi akan ada pertumpahan darah. Pertarungan terakhir saya memenangkan mayoritas atas Jerome Pampellone penuh darah. Pertarungan ini akan lebih berdarah dari pertarungan itu; lebih keras, lebih banyak pukulan, lebih banyak darah. Ini akan menjadi perang. Saya bisa saja menjadi juara dunia sejak lama, tapi ini adalah kesempatan saya untuk menjadi juara dunia. Saya akan menjadi juara dunia, jadi Insya Allah saya akan berhasil pada 1 Juni," imbuhnya.
(yov)
Lihat Juga :