Tepat Ramal Kematian Ratu Elizabeth, Peramal Ini Ungkap Pemenang Euro 2024 lewat Asparagus
Selasa, 11 Juni 2024 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
"Saya punya banyak orang yang bertanya kepada saya bagaimana kinerja Inggris di Euro, jadi saya telah menganalisisnya dengan sangat cermat,” kata Jemima kepada Manchester Evening News.
"Dan mereka terus menunjuk pada tiga kata khususnya - It's Coming Home (Ini Akan Pulang),” ucap dia lagi.
Penggemar Inggris berhak untuk bersikap positif dan optimistis jika ada yang bisa dilakukan. “Saya juga bisa melihat Harry Kane sangat kuat. Dia akan layak untuk ditonton dan akan tampil di turnamen ini," ujarnya.
"The spears terus memberikan hasil yang positif. Inggris akan melakukannya dengan sangat baik dan saya pikir kita akan melihat kita memenangkannya. Perhatikan ruang ini. Sedangkan untuk Skotlandia, tidak ada komentar," tutur Jemima Packington.
Beberapa prediksi Jemima Packington pada 2024 telah menjadi kenyataan, termasuk kembalinya mantan pemimpin ke politik aktif menjelang Nigel Farage menjadi kepala Reformasi.
Dia juga mengatakan peristiwa-peristiwa di Timur Tengah akan mencapai "titik puncaknya" dan seorang tokoh masyarakat akan dianggap mengambil keuntungan dari tindakan ilegal – mungkin mirip dengan Donald Trump.
"Dan mereka terus menunjuk pada tiga kata khususnya - It's Coming Home (Ini Akan Pulang),” ucap dia lagi.
Penggemar Inggris berhak untuk bersikap positif dan optimistis jika ada yang bisa dilakukan. “Saya juga bisa melihat Harry Kane sangat kuat. Dia akan layak untuk ditonton dan akan tampil di turnamen ini," ujarnya.
"The spears terus memberikan hasil yang positif. Inggris akan melakukannya dengan sangat baik dan saya pikir kita akan melihat kita memenangkannya. Perhatikan ruang ini. Sedangkan untuk Skotlandia, tidak ada komentar," tutur Jemima Packington.
Beberapa prediksi Jemima Packington pada 2024 telah menjadi kenyataan, termasuk kembalinya mantan pemimpin ke politik aktif menjelang Nigel Farage menjadi kepala Reformasi.
Dia juga mengatakan peristiwa-peristiwa di Timur Tengah akan mencapai "titik puncaknya" dan seorang tokoh masyarakat akan dianggap mengambil keuntungan dari tindakan ilegal – mungkin mirip dengan Donald Trump.
Lihat Juga :