Liga Champions, Final Sesuai Harapan
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, PSG menyudahi perlawanan Borussia Dortmund di babak 16 besar dengan agregat 3-2 dan menang 3-0 atas RB Leipzig di babak semifinal, Rabu (19/8). Tiga gol kemenangan PSG disumbangkan Marquinhos (13), Angel di Maria (42), dan Juan Bernat (56).
Ini final Liga Champions pertama bagi PSG, setelah pencapaian terbaik menembus semifinal di musim 1994/1995. Sama seperti Bayern, PSG juga memiliki lini depan mumpuni. Terbukti, Di Maria telah menorehkan 89 assist bagi PSG.
Gelandang asal Argentina tersebut kini mengoleksi 27 assist di Liga Champions di bawah Ronaldo dan Lionel Messi yang sama-sama membuat 32 assist. Ada Neymar Jr yang terlibat dalam 23 gol dalam 19 penampilannya untuk PSG (14 gol dan sembilan assist) di Liga Champions. Ketika Kylian Mbappe tumpul, Neymar masih bisa secara teratur menciptakan peluang untuk dirinya sendiri dan orang lain. Produktivitas Mbappe terbilang cukup baik dengan 12 gol dan lima assist.
Saat trio ini diturunkan bersama musim ini, PSG hanya kalah satu dari 12 pertandingan. Selama fit, Di Maria, Neymar, dan Mbappe bakal menjadi ancaman serius bagi Bayern di final Liga Champions. (Lihat videonya: Jejak Tradisi Malam 1 Suro dan Suronan di Pesantren)
Hal itu membuat Pelatih Thomas Tuchel begitu percaya diri. “Kami menggunakan kecepatan Di Maria, Mbappe, dan Neymar. Kami tidak membuat perubahan taktis yang besar. Ya, kami beradaptasi dengan semua lawan kami, tapi tidak terlalu banyak," sebut Tuchel. (Alimansyah)
Ini final Liga Champions pertama bagi PSG, setelah pencapaian terbaik menembus semifinal di musim 1994/1995. Sama seperti Bayern, PSG juga memiliki lini depan mumpuni. Terbukti, Di Maria telah menorehkan 89 assist bagi PSG.
Gelandang asal Argentina tersebut kini mengoleksi 27 assist di Liga Champions di bawah Ronaldo dan Lionel Messi yang sama-sama membuat 32 assist. Ada Neymar Jr yang terlibat dalam 23 gol dalam 19 penampilannya untuk PSG (14 gol dan sembilan assist) di Liga Champions. Ketika Kylian Mbappe tumpul, Neymar masih bisa secara teratur menciptakan peluang untuk dirinya sendiri dan orang lain. Produktivitas Mbappe terbilang cukup baik dengan 12 gol dan lima assist.
Saat trio ini diturunkan bersama musim ini, PSG hanya kalah satu dari 12 pertandingan. Selama fit, Di Maria, Neymar, dan Mbappe bakal menjadi ancaman serius bagi Bayern di final Liga Champions. (Lihat videonya: Jejak Tradisi Malam 1 Suro dan Suronan di Pesantren)
Hal itu membuat Pelatih Thomas Tuchel begitu percaya diri. “Kami menggunakan kecepatan Di Maria, Mbappe, dan Neymar. Kami tidak membuat perubahan taktis yang besar. Ya, kami beradaptasi dengan semua lawan kami, tapi tidak terlalu banyak," sebut Tuchel. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :