alexametrics

Mandiri Jogja Marathon 2019

Menteri Rini Lari Bareng Ribuan Peserta Maraton di Prambanan

loading...
Menteri Rini Lari Bareng Ribuan Peserta Maraton di Prambanan
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama Menteri BUMN Rini Soemarno melepas peserta Mandiri Jogja Marathon 2019 di Kompleks Candi Prambanan, Sleman/Foto/Sindonews/Suharjono
A+ A-
YOGYAKARTA - Ribuan pelari ambil bagian dalam lomba Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2019 yang mengambil start dan finis di Kompleks Candi Prambanan Sleman, Minggu (28/4/2019). Dari ribuan peserta, terlihat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno ikut berlari di event tahunan itu.

Sebelum ambil bagian di nomor 5 Km, Menteri Rini melepas peserta untuk 10 Km bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang berada di podium saat melepas pelari.

Rini mengaku senang mengikuti even yang sudah ketiga kalinya digelar di Yogyakarta. "Ternyata mengasyikkan. Kita bertemu banyak orang dan banyak komunitas pelari ternyata ada dari Jakarta, Yogya dan ketika ada even, mereka sering bertemu," ungkapnya seusai menyelesaikan finis jarak 5 Km di kompleks Candi Prambanan, Sleman.



Dijelaskannya dalam gelaran yang melibatkan ribuan pelari baik Indonesia maupun mancanegara ini, setiap tahun bertambah baik pelaksanaannya. Sambil lari santai dia juga meminta kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bank Mandiri untuk ikut berpartisipasi dalam membangun infrastruktur yang ada.

"Seperti tadi misalnya saya minta bantu, ayo jalannya dibantu diperbaiki, yang jelas event ini asyik dan ternyata banyak generasi muda milenial yang ikut even kali ini, " imbuhnya.

Dalam MJM 2019 ini terdapat empat kategori lomba. Diantaranya full marathon 42 km, half marathon 21 Km kemudian untuk 10 Km dan untuk 5 km.

Dari catatan panitia sebanyak 670 pelari mengikuti kategori full marathon 42 Km, 1.530 pelari mengikuti kategori half marathon 21 Km, kemudian 2.280 pelari mengikuti kategori 10 Km, dan 3.000 an pelari mengikuti kategori 5 Km.

Agenda yang dimulai pukul 05:00. WIB ini, para pelari melintasi pedesaan di 13 desa di empat kecamatan. Melintasi persawahan dan kampung yang banyak penduduknya membuat suasana semakin asik. Bahkan di beberapa spot desa disuguhi atraksi budaya seperti bergada (prajurit keraton), jathilan, tarian dan musik tradisional.

Para wisatawan berbondong datang ke acara ini untuk ikut lari yang dikemas dalam sport tourisme ini.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda DIY Irjend. Pol. Ahmad Dofiri juga ambil bagian untuk 5 Km, sedangkan Bupati Sleman Sri Purnomo untuk kategori 10 Km.

Vice President Corporate Communications Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, animo pencinta olahraga lari sungguh luar biasa. Lomba olahraga yang dipadukan dengan pariwisata atau disebut sport tourisme ini memang sedang menjadi tren di dunia.

Begitu juga dengan pelibatan masyarakat setempat. Masyarakat di pedesaan juga dilibatkan dengan menghias desa dan menyajikan atraksi budaya yang juga dilombakan.

“Kami terus meningkatkan kualitas Mandiri Jogja Marathon agar ke depan event ini dapat menjadi kalender tetap para pelari dari berbagai negara,” katanya.

Beberapa negara pun ambil bagian dalam even kali ini. Diantara Kenya, Malaysia, Singapura, Filipina, dan beberapa negara lain.
(sha)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak