Penyebab Inggris Tak Memuaskan di Euro 2024, Gareth Southgate Dinilai Takut Utak-atik Pemain

Jum'at, 28 Juni 2024 - 22:01 WIB
loading...
Penyebab Inggris Tak...
Gareth Southgate dinilai takut mengutak-ngatik pemainnya hingga membuat Inggris tampil kurang memuaskan. Foto/ Instagram
A A A
JAKARTA - Performa Tim Nasional ( Timnas ) Inggris sejauh ini bisa dibilang belum terlalu mentereng dan masih jauh dari kata memuaskan.

Mantan punggawa Liverpool, Dietmar Hamann menilai Gareth Southgate takut mengutak-ngatik para pemainnya yang bertabur bintang itu. Salah satunya tidak berani mencadangkan tiga pilar utamanya, yakni Phil Foden, Jude Bellingham dan Harry Kane.

Baca Juga: Phil Foden Siap Perkuat Inggris di 16 Besar Euro 2024 usai Temani Pacar Lahirkan Anak Ketiga

The Three Lions -julukan Timnas Inggris- memang berhasil melaju ke babak 16 besar Euro 2024. Meski begitu, performa Inggris bisa dibilang tidak terlalu mentereng selama fase grup. Dari tiga pertandingan yang dimainkan, mereka hanya menang satu kali dan imbang dua kali.

Hamann menilai Southgate hanya fokus pada para pemain pilarnya, seperti Foden, Bellingham dan Kane. Padahal, ketiga pemain itu dirasa masih kurang kontribusinya.

Karena itu, Hamann merasa kalau Southgate harus mengambil langkah berani untuk mencadangkan tiga pilar utamanya itu di laga 16 besar kontra Slovakia. Pria 50 tahun itu, bahkan meyatakan jika saat ini sudah tidak ada lagi yang percaya dengan kinerjanya.

“Jika Anda tetap berpegang pada pemain-pemain besar ini dan mereka jelas-jelas tidak tampil bagus, saya pikir ada alasan untuk mencoret mereka. Saya pikir ada alasan untuk mencoret Foden, Bellingham, dan Kane,” kata Hamann, dipetik dari Metro, Jumat (28/6/2024).

“Sebagai seorang manajer, jika Anda ingin mendapatkan rasa hormat dari seluruh anggota skuad, Anda harus mengejar pemain-pemain besar. Jika Anda mengejar anak kecil, orang tidak akan menghormati Anda,” lanjutnya.

“Saya pikir dia berada pada tahap di mana publik sudah kehilangan kepercayaan padanya, para pakar sudah kehilangan kepercayaan padanya dan Inggris, dan tim juga sudah kehilangan kepercayaan padanya,” tambah Hamann.

Lebih lanjut, Hamann menyatakan kalau titik permasalahannya ada pada menumpuknya pemain bintang seperti Bellingham dan Foden. Karena dia rasa, kedua pemain ini tidak selaras jika dimainkan bersamaan. Karena itu, dia menyarankan Southgate mencadangkan salah satunya karena masih ada pemain bintang lain, seperti Cole Palmer.

“Saya pikir masalah terbesarnya adalah; mereka memiliki Foden dan Bellingham di tim yang sama. Ini jelas tidak berhasil, tapi dia tidak punya botol untuk menjatuhkan keduanya,” terangnya.

Baca Juga: Inggris Bisa Juara Euro 2024, Jamie Carragher: Terdengar seperti Delusi

“Saya pikir dia harus mengeluarkan salah satu dari mereka, atau memindahkan Bellingham sedikit ke belakang, tapi dia tidak ingin melakukan ini karena untuk beberapa alasan dia berpikir Bellingham harus bermain di posisi di belakang Kane,” lanjutnya.

“Jika dia menjatuhkan salah satu dari keduanya, itu memberinya kesempatan untuk memasukkan Palmer, membawa Gordon, membawa Eze, siapa pun. Anda memiliki begitu banyak pemain,” ucap Hamann lagi.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Gol Kilat Brian Cipenga Kejutkan The Three Lions
Inggris vs DR Kongo:...
Inggris vs DR Kongo: Laga Berat Sebelah
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Jenazah yang Ditemukan...
Jenazah yang Ditemukan di Perairan Labuan Bajo Dipastikan Pelatih Valencia
Respons Usulan Dana...
Respons Usulan Dana Pensiun Atlet dan Pelatih, OJK: Sangat Mungkin
Special Bola
Piala Dunia 2026 Jadi...
Bola Dunia
Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo, sang Adik Beri Sinyal Pensiun dari Timnas Portugal
Erick Thohir Beberkan...
Bola Dunia
Erick Thohir Beberkan Alasan Indonesia Bersaing dengan Banyak Negara untuk Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Penyebab Gol Krusial...
Bola Dunia
Penyebab Gol Krusial Kroasia Dianulir VAR: Portugal Akhirnya Selamat dan Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026!
Rekomendasi
V BTS Minta ARMY Tak...
V BTS Minta ARMY Tak Datangi Hotel selama Tur Eropa, Ungkap Hanya Tidur 2,5 Jam
Langkah Nyata Pegadaian...
Langkah Nyata Pegadaian dan Universitas Andalas Bangun Masyarakat Tangguh Bencana
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
Berita Terkini
Swiss Lolos ke 16 Besar...
Swiss Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Aljazair
TMCR 2026 Satukan Tokoh...
TMCR 2026 Satukan Tokoh Nasional dan Komunitas Otomotif
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Tambah 1 Gol
Portugal vs Spanyol...
Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ronaldo-Yamal Siapa Lebih Moncer?
Portugal Lolos ke 16...
Portugal Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Kroasia, Ronaldo Cetak Rekor Baru
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved