Momen Muhammad Ali dan Malcolm X Sarapan Bersama, Awal sang Legenda Jadi Mualaf
Rabu, 03 Juli 2024 - 14:11 WIB
loading...
Sarapan Muhammad Ali dan Malcolm X jadi catatan sejarah. Cassius Clay yang baru saja mengalahkan Sonny Liston pun jadi mualaf. Foto/ Instagram
A
A
A
JAKARTA - Enam puluh tahun lalu, sarapan ikonik terjadi antara dua tokoh dalam sejarah Amerika, Muhammad Ali dan Malcolm X dan dunia pun tidak pernah sama lagi.
Pada 27 Februari 1964, Muhammad Ali - yang saat itu dikenal sebagai Cassius Clay - baru saja memastikan kemenangan melawan Sonny Liston dan menjadikannya juara kelas berat dunia.
Baca Juga: Zaman Keemasan 4 Petinju yang Pamornya Melejit di Media Sosial
Sarapan bersama Malcolm X , seorang pemimpin hak-hak sipil terkemuka dan anggota Nation of Islam, melambangkan momen penting dalam hidup Ali saat ia sarapan di Hampton House di Florida.
Tak lama setelah sarapan ini, Ali mengumumkan secara terbuka perubahan keyakinannya menjadi seorang Muslim dan memakai nama Muhammad Ali , yang menandai perubahan besar pada jati diri pribadi dan profesionalnya.
Pada 27 Februari 1964, Muhammad Ali - yang saat itu dikenal sebagai Cassius Clay - baru saja memastikan kemenangan melawan Sonny Liston dan menjadikannya juara kelas berat dunia.
Baca Juga: Zaman Keemasan 4 Petinju yang Pamornya Melejit di Media Sosial
Sarapan bersama Malcolm X , seorang pemimpin hak-hak sipil terkemuka dan anggota Nation of Islam, melambangkan momen penting dalam hidup Ali saat ia sarapan di Hampton House di Florida.
Tak lama setelah sarapan ini, Ali mengumumkan secara terbuka perubahan keyakinannya menjadi seorang Muslim dan memakai nama Muhammad Ali , yang menandai perubahan besar pada jati diri pribadi dan profesionalnya.
Lihat Juga :