Euro 2024: Merih Demiral Kena Sanksi akibat Selebrasi Serigala

Jum'at, 05 Juli 2024 - 19:00 WIB
loading...
Euro 2024: Merih Demiral...
Merih Demiral mendapat sanksi larangan bertanding dalam dua laga menyusul selebrasi serigala saat melawan Austria. Foto/Goal
A A A
JERMAN - Bek Timnas Turki, Merih Demiral mendapat sanksi berupa larangan bertanding dalam dua laga menyusul selebrasi serigala yang dilakukan saat melawan Austria. Tentu ini akan memberatkan Ay-Yıldızlılar - julukan Timnas Turki - yang akan bersua Belanda di babak perempat final.

Demiral menjadi pahlawan kemenangan Turki saat bersua Austria pada babak 16 besar Piala Eropa 2024. Penggawa 26 tahun ini sukses mencetak brace untuk kemenangan 2 - 1 pada laga tersebut.

Setelah mencetak gol, Demiral melakukan selebrasi dengan mengangkat kedua tangannya dan membentuk kepala serigala. Di mana hal tersebut sangat dilarang di Jerman.

Selebrasi tersebut dikaitkan dengan kelompok ekstremis sayap kanan Turki, The Grey Wolves yang dilarang oleh negara-negara Uni Eropa, termasuk Jerman.

Baca Juga: Austria Meradang Angkat Kaki dari Euro 2024 usai Dihajar Turki

UEFA langsung bergerak cepat dengan melakukan investigasi terhadap selebrasi yang dilakukan. Federasi Sepak Bola Eropa ini dikabarkan sudah menjatuhkan hukuman kepada Demiral berupa larangan bermain dalam dua pertandingan.

Artinya, Demiral akan absen saat Turki menghadapi Belanda pada babak perempat final Piala Eropa 2024. Pertandingan akan digelar di Stadion Olimpiade Berlin, Minggu (7/7/2024) dini hari WIB. Ia juga harus absen jika Turki mampu melaju ke semifinal. Di mana Ay-Yıldızlılar akan menghadapi pemenang antara Inggris atau Swiss di babak empat besar.

Baca Juga: Wonderkid Euro 2024 Arda Guler Diragukan Tampil Saat Turki Jumpa Portugal

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Jerman, Nancy Faeser juga mengutuk selebrasi kontroversial yang dilakukan Dermial. Melalui laman X pribadinya, Faeser menuliskan tidak ada tempat untuk rasisme dalam pertandingan di Jerman.

“Simbol ekstremis sayap kanan Turki tidak memiliki tempat di stadion kami. Menggunakan kejuaran Piala Eropa sebagai platform rasisme sama sekali tidak bisa diterima. Kami berharap UEFA menyelidiki kasus ini dan mempertimbangkan sanksi.”
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amerika Serikat Dipecundangi...
Amerika Serikat Dipecundangi Turki 2-3
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
UI Sanksi 15 Mahasiswa...
UI Sanksi 15 Mahasiswa Fakultas Hukum terkait Pelecehan Chat Mesum, Skorsing 1-3 Semester
Inilah Risiko Hukum...
Inilah Risiko Hukum Meninggalkan Dam Haji
Special Bola
Hasil Piala Dunia 2026:...
Bola Dunia
Hasil Piala Dunia 2026: Kongo Menang 3-1 vs Uzbekistan, Korsel Tersingkir!
Timnas Portugal Disebut...
Bola Dunia
Timnas Portugal Disebut Enggan Menang Lawan Kolombia agar Masuk Bracket Mudah di Fase Gugur Piala Dunia 2026
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo Cetak Hattrick?
Rekomendasi
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
5 Drama Korea yang Wajib...
5 Drama Korea yang Wajib Ditonton jika Kamu Suka
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Berita Terkini
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Sejarah! Kongo Tundukkan...
Sejarah! Kongo Tundukkan Uzbekistan Lewat Laga Dramatis dan Tantang Inggris di 32 Besar
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Relakan Status Juara Grup K Direbut Kolombia
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved