Jaron Ennis Pukul KO David Avanesyan: Ayo Duel, Terence Crawford!
Minggu, 14 Juli 2024 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Cemoohan yang sebenarnya akan segera datang, ketika Avanesyan mengambil waktu yang tepat untuk bangkit setelah menerima pukulan rendah di ronde pembuka. Pukulan itu memang membentur, meskipun Ennis bersikeras kepada wasit Eric Dali bahwa ia telah ditarik ke bawah.
Baca Juga: Mengungkap Asal-usul Mike Tyson: Tinju Bukan Olahraga, tapi Perisai dan Senjata Bertahan Hidup
Dengan Ennis yang beralih dari kidal ke ortodoks - dan Avanesyan yang berusia 35 tahun itu sesekali mencoba kidal - Ennis menemukan dirinya berada dalam sebuah ronde yang sangat ketat pada ronde kedua, setelah menerima beberapa serangan balik dengan pukulan kanan yang bersih dari sang lawan. Pada ronde ketiga, Ennis berkomitmen untuk berdiri di dalam dan bertarung dengan agresif, mengorbankan pertahanannya - sebagian, mungkin, untuk menghibur para penggemar yang hadir.
Teknik bodywork milik Boot mulai terlihat pada ronde ketiga dan keempat, dan pada akhir ronde keempat, pipi Avanesyan membengkak di sisi kiri, sebuah indikator yang mungkin menunjukkan bahwa rahangnya telah patah. Ennis meningkatkan serangannya lebih jauh lagi pada ronde kelima - sampai pada titik di mana ia terlihat sangat liar, mengayunkan pukulan dan meleset dengan sangat baik sampai sarung tinjunya menyentuh kanvas.
Avanesyan (30-5-1, 18 KO) nampak mengejek Ennis dan menikmati momen tersebut - namun itu adalah hal menyenangkan terakhir yang ia dapatkan dalam laga ini. Boots segera menangkapnya dengan sebuah pukulan overhand kiri dan menjatuhkannya ke atas kanvas, dan setelah sang lawan bangkit, Ennis terus menghujaninya sampai bel berbunyi.
Baca Juga: Mengungkap Asal-usul Mike Tyson: Tinju Bukan Olahraga, tapi Perisai dan Senjata Bertahan Hidup
Dengan Ennis yang beralih dari kidal ke ortodoks - dan Avanesyan yang berusia 35 tahun itu sesekali mencoba kidal - Ennis menemukan dirinya berada dalam sebuah ronde yang sangat ketat pada ronde kedua, setelah menerima beberapa serangan balik dengan pukulan kanan yang bersih dari sang lawan. Pada ronde ketiga, Ennis berkomitmen untuk berdiri di dalam dan bertarung dengan agresif, mengorbankan pertahanannya - sebagian, mungkin, untuk menghibur para penggemar yang hadir.
Teknik bodywork milik Boot mulai terlihat pada ronde ketiga dan keempat, dan pada akhir ronde keempat, pipi Avanesyan membengkak di sisi kiri, sebuah indikator yang mungkin menunjukkan bahwa rahangnya telah patah. Ennis meningkatkan serangannya lebih jauh lagi pada ronde kelima - sampai pada titik di mana ia terlihat sangat liar, mengayunkan pukulan dan meleset dengan sangat baik sampai sarung tinjunya menyentuh kanvas.
Avanesyan (30-5-1, 18 KO) nampak mengejek Ennis dan menikmati momen tersebut - namun itu adalah hal menyenangkan terakhir yang ia dapatkan dalam laga ini. Boots segera menangkapnya dengan sebuah pukulan overhand kiri dan menjatuhkannya ke atas kanvas, dan setelah sang lawan bangkit, Ennis terus menghujaninya sampai bel berbunyi.
(aww)
Lihat Juga :