Mengejutkan! Thomas Bach Berniat Mundur dari Presiden IOC
Minggu, 11 Agustus 2024 - 09:26 WIB
loading...
Olimpiade Paris 2024 merupakan pesta olahraga bergengsi terakhir untuk Thomas Bach. Sebab, dia berniat mundur sebagai Presiden IOC tahun depan / Foto: Business Standard
A
A
A
Thomas Bach membuat kabar mengejutkan bahwa dirinya bakal mundur dari jabatannya sebagai Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) tahun depan. Pernyataan ini sekaligus mengakhiri spekulasi tentang kemungkinan kakek berusia 70 tahun itu untuk membarui masa jabatannya.
Dalam rapat anggota, Sabtu (10/8/2024), Bach menyatakan bahwa ia tidak akan mengubah aturan untuk tetap menjabat sebagai Presiden IOC. Menurutnya, Olimpiade berikutnya kan terlaksana dengan baik dengan perubahan kepemimpinan.
Bach telah memimpin Komite Olimpiade Internasional sejak September 2013 dan masa jabatannya selama 12 tahun akan berakhir tahun depan. Namun spekulasi telah berkembang sejak Oktober lalu bahwa Bach dapat tetap menjabat setelah anggota IOC memintanya untuk mempertimbangkan perubahan aturan Piagam Olimpiade yang seharusnya akan mengakhiri kepemimpinannya.
Baca Juga: Jadwal Angkat Besi Indonesia di Olimpiade Paris 2024: Kans Emas Ketiga dari Nurul Akmal
Bach yang berusia 70 tahun mengakhiri keraguan tentang rencananya, dengan mencatat bahwa tata kelola harus dihormati untuk menjaga kredibilitas IOC. "IOC kini membutuhkan pemimpin baru, yang dapat menavigasi dunia yang semakin digital dan penuh tekanan politik sambil membangun hubungan yang kuat dengan kekuatan-kekuatan baru di negara-negara yang semakin berpengaruh di belahan bumi selatan," ujar Bach dikutip dari TRT World, Minggu (11/8/2024).
Dalam rapat anggota, Sabtu (10/8/2024), Bach menyatakan bahwa ia tidak akan mengubah aturan untuk tetap menjabat sebagai Presiden IOC. Menurutnya, Olimpiade berikutnya kan terlaksana dengan baik dengan perubahan kepemimpinan.
Bach telah memimpin Komite Olimpiade Internasional sejak September 2013 dan masa jabatannya selama 12 tahun akan berakhir tahun depan. Namun spekulasi telah berkembang sejak Oktober lalu bahwa Bach dapat tetap menjabat setelah anggota IOC memintanya untuk mempertimbangkan perubahan aturan Piagam Olimpiade yang seharusnya akan mengakhiri kepemimpinannya.
Baca Juga: Jadwal Angkat Besi Indonesia di Olimpiade Paris 2024: Kans Emas Ketiga dari Nurul Akmal
Bach yang berusia 70 tahun mengakhiri keraguan tentang rencananya, dengan mencatat bahwa tata kelola harus dihormati untuk menjaga kredibilitas IOC. "IOC kini membutuhkan pemimpin baru, yang dapat menavigasi dunia yang semakin digital dan penuh tekanan politik sambil membangun hubungan yang kuat dengan kekuatan-kekuatan baru di negara-negara yang semakin berpengaruh di belahan bumi selatan," ujar Bach dikutip dari TRT World, Minggu (11/8/2024).
Lihat Juga :