Kisah Perjuangan Eko Yuli Irawan: Bangun Sasana Latihan, Jual Kendaraan, dan Siap Lahirkan Lifter Berprestasi
Minggu, 18 Agustus 2024 - 16:06 WIB
loading...
Eko Yuli Irawan berhasil mewujudkan mimpinya untuk membangun sasana latihan miliknya sendiri / Foto: Tangkapan layar Instagram Ekopower61 (@ekopower61)
A
A
A
Perjalanan Eko Yuli Irawan di Olimpiade Paris 2024 mungkin tak sesuai ekspektasi masyarakat Indonesia. Namun ada satu hal yang bisa dibanggakan dari lifter berusia 35 tahun tersebut.
Eko Yuli merupakan salah satu lifter andalan Indonesia di pesta olahraga empat tahunan ini. Gambaran itu tak terlalu berlebihan mengingat ia selalu menjaga tradisi membawa pulang medali ke Tanah Air.
Total, sudah ada empat medali yang diraih Eko Yuli selama tampil di Olimpiade Beijing 2008 (perunggu), London 2012 (perunggu), Rio de Janeiro 2016 (perak) dan Tokyo 2020 (perak). Di kesempatan kelimanya atau di Olimpiade Paris 2024, Eko Yuli justru gagal menjaga tradisinya.
Baca Juga: Momen Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Hadiri Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN
Itu diketahui setelah Eko Yuli hanya mampu mengangkat total angkatan 135kg di Le Bourget Sport Climbing, Rabu (7/8/2024). Kegagalan ini disebabkan lantaran ia tidak berada dalam kondisi terbaiknya.
Eko Yuli diketahui mengalami cedera lutut sejak tahun lalu dan paha kanan dari bulan lalu. "Saya tampil dengan kondisi yang tidak 100 persen. Cedera kaki saya belum sembuh tuntas. Lutut sudah dari tahun lalu, kalau yang paha samping kanan baru satu bulan lalu," kata Eko.
Meskipun gagal membawa pulang medali, namun Eko Yuli masih bisa tersenyum lebar. Pasalnya, ia berhasil mewujudkan mimpinya untuk membangun sasana miliknya sendiri.
Eko Yuli merupakan salah satu lifter andalan Indonesia di pesta olahraga empat tahunan ini. Gambaran itu tak terlalu berlebihan mengingat ia selalu menjaga tradisi membawa pulang medali ke Tanah Air.
Total, sudah ada empat medali yang diraih Eko Yuli selama tampil di Olimpiade Beijing 2008 (perunggu), London 2012 (perunggu), Rio de Janeiro 2016 (perak) dan Tokyo 2020 (perak). Di kesempatan kelimanya atau di Olimpiade Paris 2024, Eko Yuli justru gagal menjaga tradisinya.
Baca Juga: Momen Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah Hadiri Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI di IKN
Itu diketahui setelah Eko Yuli hanya mampu mengangkat total angkatan 135kg di Le Bourget Sport Climbing, Rabu (7/8/2024). Kegagalan ini disebabkan lantaran ia tidak berada dalam kondisi terbaiknya.
Eko Yuli diketahui mengalami cedera lutut sejak tahun lalu dan paha kanan dari bulan lalu. "Saya tampil dengan kondisi yang tidak 100 persen. Cedera kaki saya belum sembuh tuntas. Lutut sudah dari tahun lalu, kalau yang paha samping kanan baru satu bulan lalu," kata Eko.
Meskipun gagal membawa pulang medali, namun Eko Yuli masih bisa tersenyum lebar. Pasalnya, ia berhasil mewujudkan mimpinya untuk membangun sasana miliknya sendiri.
Lihat Juga :