Bukan Rizki Juniansyah, Pelatih Sebut Rahmat Erwin Abdullah yang Akan Naik Kelas 81 Kg
Rabu, 14 Agustus 2024 - 19:52 WIB
loading...
Rahmat Erwin Abdullah akan naik kelas 81 Kg. Foto: IST
A
A
A
JAKARTA - Pelatih Tim Angkat Besi Indonesia, Muhammad Rusli, mengungkapkan bahwa Rahmat Erwin Abdullah lah yang akan naik ke kelas 81 kg dari kelas 73 kg pada ajang-ajang berikutnya, bukan Rizki Juniansyah. Harapannya, medali emas yang diraih Indonesia bisa bertambah di Olimpiade Los Angeles 2028 .
Kijun -sapaan Rizki- berhasil membawa pulang medali emas di kelas 73 kg cabang olahraga angkat besi dalam pagelaran Olimpiade 2024. Dia juara setelah membukukan total angkatan seberat 365 kg, yang diraihnya dari angkatan snatch seberat 164 kg dan 201 kg dalam angkatan clean and jerk.
Namun, dalam perjalanannya menuju Olimpiade 2024, Rizki menumbangkan kompatriotnya sendiri, yakni Rahmat Erwin Abdullah, yang juga mentas di kelas 73 kg saat babak kualifikasi. Pasalnya, dalam Olimpiade tahun ini kelas 81 kg tidak dipertandingkan dan hanya ada kelas 89 kg di atas 73 kg di sektor putra. Sedangkan berat badan 89 kg tak mungkin bisa dikejar oleh keduanya dalam waktu singkat.
Karena setiap negara hanya boleh memiliki satu wakil saja di setiap kelas, maka hanya Rizki yang lolos ke Paris 2024 usai juara Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 yang berlangsung di Phuket, Thailand. Sementara Rahmat, yang meraih medali perunggu, tak dapat menemaninya.
Oleh karena itu, Rusli memproyeksikan bakal memisahkan Rizki dan Rahmat pada ajang-ajang berikutnya. Tujuannya agar mereka berdua bisa mentas di Olimpiade Los Angeles 2028 sehingga peluang medali emas yang bisa didapat Indonesia bertambah.
Kijun -sapaan Rizki- berhasil membawa pulang medali emas di kelas 73 kg cabang olahraga angkat besi dalam pagelaran Olimpiade 2024. Dia juara setelah membukukan total angkatan seberat 365 kg, yang diraihnya dari angkatan snatch seberat 164 kg dan 201 kg dalam angkatan clean and jerk.
Namun, dalam perjalanannya menuju Olimpiade 2024, Rizki menumbangkan kompatriotnya sendiri, yakni Rahmat Erwin Abdullah, yang juga mentas di kelas 73 kg saat babak kualifikasi. Pasalnya, dalam Olimpiade tahun ini kelas 81 kg tidak dipertandingkan dan hanya ada kelas 89 kg di atas 73 kg di sektor putra. Sedangkan berat badan 89 kg tak mungkin bisa dikejar oleh keduanya dalam waktu singkat.
Karena setiap negara hanya boleh memiliki satu wakil saja di setiap kelas, maka hanya Rizki yang lolos ke Paris 2024 usai juara Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2024 yang berlangsung di Phuket, Thailand. Sementara Rahmat, yang meraih medali perunggu, tak dapat menemaninya.
Oleh karena itu, Rusli memproyeksikan bakal memisahkan Rizki dan Rahmat pada ajang-ajang berikutnya. Tujuannya agar mereka berdua bisa mentas di Olimpiade Los Angeles 2028 sehingga peluang medali emas yang bisa didapat Indonesia bertambah.
Lihat Juga :