alexametrics

Jelang PON Papua 2020

Atlet PON Butuh Lebih dari Dua Ribu Tempat Tidur di Timika

loading...
Atlet PON Butuh Lebih dari Dua Ribu Tempat Tidur di Timika
Kemenko PMK ke Timika, Papua dalam rangka melihat langsung kesiapan venue dan kesiapan akomodasi atlet pada PON XX tahun 2020 di klaster Mimika. Foto: iNews/Nathan Making
A+ A-
TIMIKA - Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) melakukan kunjungan ke Timika, Papua dalam rangka melihat langsung kesiapan venue dan kesiapan akomodasi atlet pada PON XX tahun 2020 di klaster Mimika.

Kemenko PMK melalui kepala bidang pembudayaan olahraga, Suwito, dalam konferensi pers mengatakan dari hasil tinjauan, 16 hotel telah dinyatakan siap antara lain adalah 3 hotel bintang 4 terdapat 323 kamar, 2 hotel bintang 3 terdapat 181 kamar, 2 hotel bintang 2 terdapat 174 kamar sedangkan 9 hotel lainnya terdapat kurang lebih 300 kamar, sehingga jumlah keseluruhan kamar berjumlah 1010 kamar dan jumlah kamar tersebut diluar wisma atlet yang disediakan oleh pemerintah.

Terlepas dari 16 hotel yang telah siap, sebanyak 23 hotel yang perlu perbaikan fasilitas pendukung seperti kloset duduk, air panas, air dingin dan lahan parkir kendaraan.
Untuk perbaikan beberapa hotel tersebut, pihak akomodasi berencana akan meninjau ulang untuk memastikan kesiapan hotel-hotel tersebut.



Secara keseluruhan tempat tidur yang dibutuhkan sebanyak 2.163 yang terdiri dari 1442 atlet dan 721 official, dengan asumsi satu kamar terdapat dua tempat tidur, maka jumlah kamar yang ada bisa memenuhi kebutuhkan tempat tinggal atlet dan official.

Untuk klaster mimika terdapat 9 cabor yang akan dipertandingkan diantaranya, aerosport, atletik, bola basket, biliar, panjat tebing, futsal, bola tangan, yudo, tarung drajat dari 37 cabor yang akan dipertimbangkan dalam pon nanti.

Oleh sebab itu, secara keseluruhan, kesiapan akomodasi untuk sub PB PON klaster mimika telah siap.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak