alexametrics

Piala Eropa 2020

Skenario Tim Jika Ingin Lolos ke Putaran Final Piala Eropa 2020 (Bag 2)

loading...
Skenario Tim Jika Ingin Lolos ke Putaran Final Piala Eropa 2020 (Bag 2)
Beberapa negara masih berpeluang lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 Foto : UEFA
A+ A-
WARSAWA - Dengan sisa pertandingan yang ada, beberapa tim masih berpeluang untuk tampil di putaran final event yang tahun ini akan mengusung format berbeda. Kali ini UEFA tak menjadikan satu atau dua negara menjadi tuan rumah. Untuk perhelatan Piala Eropa 2020 kali ini, otoritas sepak bola Eropa itu akan melibatkan 12 negara (Azerbaijan, Denmark, Inggris, Jerman, Hongaria, Italia, Belanda, Rep Irlandia, Rumania, Rusia, Skotlandia, Spanyol).

Nantinya, UEFA hanya akan menjaring 20 negara (juara dan runner up grup) ditambah empat negara hasil playoff. Menariknya, dari negara yang sudah ditunjuk sebagai tuan rumah, seperti Inggris, Jerman dan Belanda, masih berjibaku memperebutkan tempat di putaran final. Lalu, seperti apa skenario tim-tim untuk bisa lolos? Berikut uraiannya, seperti dikutip ESPN, Senin (14/10/2019) :

Grup FSpanyol
Meski bermaterikan pemain bintang, tak mudah buat Spanyol untuk lolos ke putaran final Piala Eropa 2020. Hasil imbang saat melawan Norwegia membuat perjuangan Tim Matador bertambah panjang. Mereka bisa lolos jika bisa terhindar dari kekalahan saat bertemu Swedia atau jika Rumania kalah dari Norwegia.



Swedia
Pertarungan berat akan dilalui Swedia saat menjamu Spanyol. Kemenangan harus mereka raih kalau ingin merasakan tampil di putaran final. Kalau itu terjadi, Swedia hanya butuh hasil imbang saat jumpa Rumania pada 16 November. Jika Swedia kalah dari Spanyol, maka banyak yang akan bergantung pada hasil
Rumania vs Norwegia.

Norwegia
Harus memenangkan tiga pertandingan tersisa mereka dan berharap Swedia kalah dari Spanyol.

Grup G
Polandia
Tim ini menjadi negara keempat yang lolos ke putaran final. Kepastian diperoleh usai Polandia mengandaskan perlawanan Makedonia Utara 2-0.

Austria
Dengan unggul lima poin dari Slovenia dan Makedonia Utara dan dua pertandingan tersisa, Austria berpeluang kalau bisa mengalahkan Makedonia Utara pada 17 November.

Makedonia Utara
Tim yang terbilang baru di Eropa ini harus menang di Austria untuk tetap dalam persaingan. Kemudian mengalahkan Israel di kandang dan berharap Austria dikalahkan Latvia. Jika Austria bermain imbang di Latvia, Makedonia Utara harus membalikkan defisit 4-1 head-to-head dengan Austria dalam pertemuan mereka.

Grup H
Turki
Kemenangan 1-0 atas Albania membuat Turki unggul head to head dari Prancis. Sekarang ada jarak enam poin dari kedua negara ke Islandia yang berada di posisi ketiga. Turki bisa lolos dengan kemenangan di Prancis.

Prancis
Unggul enam poin di atas Islandia yang berada di posisi ketiga dan kemenangan atas Turki akan membuat mereka menjadi yang teratas dalam grup dan meraih tempat di putaran final musim panas mendatang.

Islandia
Tim ini bukan tanpa harapan. Mereka harus mengalahkan Andorra pada Selasa (15/1010/2019) dinihari, dan berharap Turki kalah di Prancis. Jika itu terjadi, dan Islandia menang di Istambul pada 15 November, akan memastikan Islandia akan masuk ke matchday terakhir.

Grup I
Belgia
Romelu Lukaku Cs menjadi negara pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2020 menyusul kemenangan 9-0 dari San Marino.

Rusia
Tim ini menjadi wakil kedua Grup I yang akan tampil di putaran final. Sedangkan Skotlandia akan mencoba mengambil tiket lewat jalur playoff.

Grup J
Italia
Dengan tujuh kemenangan tujuh, Italia lolos ke final.

Pertarungan memperebutkan posisi kedua yang menjadi partai menarik. Finlandia berada di atas angin karena mereka sudah bermain dua kali melawan Italia.

Kekalahan dari Bosnia sempat merusak peluang mereka, tetapi dengan pertandingan kandang melawan Armenia dan Liechtenstein pada 16 November akan membuka peluang mereka lolos.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak