Canelo vs Edgar Berlanga di Antara Pusaran Rivalitas Meksiko vs Puerto Rico
Selasa, 10 September 2024 - 12:32 WIB
loading...
A
A
A
Petinju yang dijuluki Mike Tyson Puerto Rico ini menyebut Canelo semakin tua setelah penampilannya menurun. ''Ya, Canelo sudah semakin tua, namun ia bertarung dengan sangat baik dalam pertarungan terakhir melawan Jaime Munguia,” ujar Berlanga. ''Sekarang adalah waktu saya meskipun. Aku ditakdirkan. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengambil alih olahraga tinju.''
Baca Juga: Saatnya Edgar Berlanga Pensiunkan Canelo, Orang Ingin Wajah Baru!
Duel Canelo vs Berlanga membuka masa lalu ketika petinju Meksiko dan Puerto mengawali perseteruan. Pertarungan petinju Meksiko dan Puerto Rico memiliki kebiasaan menghasilkan petarung yang menarik dan berkualitas tinggi.
Diawali pertarungan Sixto Escobar yang menang KO Ronde 9 atas jagoan Meksiko Rodolfo Casanova pada 26 Juni 1932. Terakhir, perseteruan Meksiko vs Puerto melibatkan legenda tinju Antonio Margarito vs Miguel Cotto.
Pertarungan ini terjadi dua kali dengan keduanya saling menang TKO dalam rematch. Pada pertemuan pertama 26 Juli 2008, Antonio Margarito membuat Cotto menyerah pada ronde ke-11. Namun, di duel ulang, Cotto melukai mata Margarito yang dipaksa menyerah di antara ronde kedelapan dan kesembilan pada 3 Desember 2011.
Baca Juga: Saatnya Edgar Berlanga Pensiunkan Canelo, Orang Ingin Wajah Baru!
Duel Canelo vs Berlanga membuka masa lalu ketika petinju Meksiko dan Puerto mengawali perseteruan. Pertarungan petinju Meksiko dan Puerto Rico memiliki kebiasaan menghasilkan petarung yang menarik dan berkualitas tinggi.
Diawali pertarungan Sixto Escobar yang menang KO Ronde 9 atas jagoan Meksiko Rodolfo Casanova pada 26 Juni 1932. Terakhir, perseteruan Meksiko vs Puerto melibatkan legenda tinju Antonio Margarito vs Miguel Cotto.
Pertarungan ini terjadi dua kali dengan keduanya saling menang TKO dalam rematch. Pada pertemuan pertama 26 Juli 2008, Antonio Margarito membuat Cotto menyerah pada ronde ke-11. Namun, di duel ulang, Cotto melukai mata Margarito yang dipaksa menyerah di antara ronde kedelapan dan kesembilan pada 3 Desember 2011.
(aww)
Lihat Juga :