alexametrics

Klaim Punya Indra Keenam, Wilder Akui Rematch vs Ortiz Berisiko

loading...
Klaim Punya Indra Keenam, Wilder Akui Rematch vs Ortiz Berisiko
Petinju Amerika Serikat Deontay Wilder akan mempertahankan gelar kelas berat WBC melawan Luis Ortiz, di Staples Center, Minggu (24/11/2019) pagi WIB/Foto/Bad Left Hook
A+ A-
LOS ANGELES - Petinju Amerika Serikat (AS) Deontay Wilder akan mempertahankan gelar kelas berat WBC melawan penantangnya, Luis Ortiz, di Staples Center, Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), Sabtu (23/11/2019) waktu lokal atau Minggu (24/11/2019) pagi WIB. Wilder mengklaim, dirinya lebih dari seorang petinju dengan tangan kanan ganas yang telah menghasilkan 40 KO dalam 42 pertarungan.

Wilder mengalahkan Ortiz pada pertemuan pertama di Barclays Center, New York City, 3 Maret 2018 dengan TKO ronde ke-10. Petinju berusia 34 tahun itu mengaku punya indra keenam yang bisa melihat masa depan.

"Banyak orang tidak tahu bahwa saya memiliki indra keenam," kata Wilder kepada USA TODAY Sports minggu ini. “Dengan indra keenam, itulah intuisi Anda, sesuatu yang diberikan Tuhan kepada kami. Anda tahu, diri batin kita, itu adalah perasaan yang bisa Anda rasakan."



“Banyak dari kita telah melalui situasi di mana kita merasa seperti sesuatu akan terjadi, dan itu benar-benar terjadi. Dan Anda akan seperti, 'Saya tahu sesuatu, saya hanya merasa itu akan terjadi.' Itu adalah intuisi Anda, memperingatkan Anda, memberi tahu Anda hal-hal tertentu, dan selalu melakukannya setiap saat."

Jika Deontay Wilder menang pada Sabtu nanti, dia akan berada dalam posisi untuk pertandingan ulang melawan Tyson Fury.

Wilder mengatakan menemukan indra keenam ketika dewasa. Dia tiba-tiba merasakan dorongan kuat untuk berteriak dan bertarung ketika bayangan seseorang yang dia kenal melintas di depan matanya. Wilder mengisahkan, dia segera memanggil orang itu dan mengetahui bahwa beberapa menit sebelumnya rumah orang itu telah digerebek oleh penegak hukum.

“Itu gila, dan itu benar-benar mengejutkan saya,” ujar Wilder, seraya menambahkan bahwa dia menyalurkan emosi orang lain. “Pada saat itu saya benar-benar mulai mendengarkan diri saya sendiri, mendengarkan hal-hal tertentu yang datang kepada saya. Anda tahu, itu adalah hal yang paling aneh, karena semuanya memiliki arti untuk itu. Tidak ada yang terjadi yang tidak memiliki semacam makna."

Meskipun Wilder dikenal ramai, dia mengatakan menyisihkan waktu tenang untuk terhubung ke indra keenamnya. "Anda tidak mengenal diri sendiri sampai Anda benar-benar hanya meluangkan waktu untuk menengahi dan mengenal diri sendiri," ungkapnya.

Dengan meditasi, Wilder mengatakan bahwa dia memanfaatkan indra keenamnya untuk mengantisipasi peristiwa, seperti apa yang akan terjadi dengan perkelahian yang akan datang.

Dengan pertandingan ulang yang menguntungkan melawan Tyson Fury, Wilder (41-0-1) bisa saja melawan lawan yang lebih rendah. Namun, dia malah setuju untuk pertandingan ulang melawan Ortiz (31-1, 26 KO).

Pada Maret 2018, Wilder sempat terpojok di tali pada ronde ketujuh melawan petinju Kuba tersebut, sebelum melepaskan pukulan rally dan Ortiz TKO di ronde ke-10. Wilder mendengar orang-orang menyebut pertandingan ulang berisiko untuknya.

"Itu pernyataan yang benar," katanya. "Itu berisiko. Jika saya tidak terlibat dalam risiko, nama belakang saya bukan Wilder."

Tapi, apa yang dikatakan indra keenam Wilder tentang pertarungannya melawan Ortiz, Sabtu nanti?

“Saya belum sepenuhnya merenungkan pertarungan ini," katanya. "Tetapi ketika itu semakin dekat, saya akan mengambil waktu itu di mana saya berbaring di tempat tidur sendiri dan dapat memiliki waktu itu sendirian untuk dapat untuk masuk jauh ke dalam pikiran saya untuk melakukan itu."
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak