Dmitry Bivol: Antara Artur Beterbiev dan Ekaterina
Minggu, 29 September 2024 - 04:04 WIB
loading...
Tak semua orang terdekat memberikan dukungan untuk Dmitry Bivol / Foto: Kolase
A
A
A
Tak semua orang terdekat memberikan dukungan untuk Dmitry Bivol . Itu bisa dilihat saat mantan istrinya, Ekaterina, ingin melihat petinju Rusia berusia 33 tahun itu menelan kekalahan melawan Artur Beterbiev dalam pertarungan memperebutkan sabuk juara kelas berat ringan IBF, IBO, WBC dan WBO di Kingdom Arena, 12 Oktober 2024.
Ekaterina tampaknya kesal dengan mantan suaminya tersebut tentang biaya hak asuh kedua putranya. Kate begitu ia disapa mendesak agar Bivol menyelesaikan masalah itu setelah tuduhan pelecehan yang dibuat oleh ibu dari anak-anaknya yang sekarang telah berpisah.
Bivol dilaporkan memperoleh gaji sebesar USD5 juta saat mengalahkan Canelo Alvarez pada 2022, kemungkinan akan memperoleh gaji dua kali lipat dalam pertandingan ulang pada Mei 2025. Pertama-tama, juara kelas berat ringan WBA tersebut harus mengalahkan Beterbiev untuk menjadi pemegang gelar tak terbantahkan di kelas 175 pound.
Baca Juga: Perbandingan Daniel Dubois dengan Mike Tyson, Begini Reaksi Tony Bellew
Jika itu terjadi pada 12 Oktober melawan Beterbiev, barulah Canelo akan mempertimbangkan misi balas dendam. Mengenai pertarungannya bulan depan, Bivol berkata: "Ketika saya menandatangani kontrak untuk menjadi petinju profesional, saya memiliki tujuan untuk menjadi petinju tak terbantahkan," jelasnya dikutip dari World Boxing News (WBN), Sabtu (28/9/2024).
"Semua yang telah saya lalui adalah untuk itu. Saya melakukannya untuk mencapai tujuan saya. Bahkan pertarungan melawan Canelo. Itu adalah tiket saya untuk pertarungan besar. Dan sekarang saya senang saya akan bertarung pada 1 Juni untuk semua sabuk.
Ekaterina tampaknya kesal dengan mantan suaminya tersebut tentang biaya hak asuh kedua putranya. Kate begitu ia disapa mendesak agar Bivol menyelesaikan masalah itu setelah tuduhan pelecehan yang dibuat oleh ibu dari anak-anaknya yang sekarang telah berpisah.
Bivol dilaporkan memperoleh gaji sebesar USD5 juta saat mengalahkan Canelo Alvarez pada 2022, kemungkinan akan memperoleh gaji dua kali lipat dalam pertandingan ulang pada Mei 2025. Pertama-tama, juara kelas berat ringan WBA tersebut harus mengalahkan Beterbiev untuk menjadi pemegang gelar tak terbantahkan di kelas 175 pound.
Baca Juga: Perbandingan Daniel Dubois dengan Mike Tyson, Begini Reaksi Tony Bellew
Jika itu terjadi pada 12 Oktober melawan Beterbiev, barulah Canelo akan mempertimbangkan misi balas dendam. Mengenai pertarungannya bulan depan, Bivol berkata: "Ketika saya menandatangani kontrak untuk menjadi petinju profesional, saya memiliki tujuan untuk menjadi petinju tak terbantahkan," jelasnya dikutip dari World Boxing News (WBN), Sabtu (28/9/2024).
"Semua yang telah saya lalui adalah untuk itu. Saya melakukannya untuk mencapai tujuan saya. Bahkan pertarungan melawan Canelo. Itu adalah tiket saya untuk pertarungan besar. Dan sekarang saya senang saya akan bertarung pada 1 Juni untuk semua sabuk.
Lihat Juga :