Jalan Keluar Messi, Tak Semudah Bayangan
Selasa, 01 September 2020 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan LaLiga semakin meningkatkan peluang Barca untuk mempertahankan pemain andalan mereka musim panas ini. Itu berarti Man City harus membayar klausul pelepasan 630 juta poundsterling atau mencapai kesepakatan transfer dengan Barca untuk mendatangkan Messi.
Efeknya bakal melebar. Itu dapat memengaruhi kesepakatan karena paket transfer keseluruhan Messi sekarang akan lebih besar mengingat gaji besar dan pembayaran hak citra. Messi diketahui berpenghasilan 63 juta poundsterling per tahun yang mencakup gaji pokok dan biaya hak citra.
Namun, bonus terkait kinerja dan perjanjian sponsor lainnya dapat membuat jumlah itu menjadi sekitar 94 juta poundsterling per tahun. Belum lagi jika pemain berusia 33 tahun itu memenangkan Ballon D'Or, beberapa trofi, atau mencetak rekor jumlah gol, dia bisa berpenghasilan lebih dari 110 juta poundsterling dalam satu musim.
Menurut pakar keuangan sepak bola Dr Robert Wilson dari Universitas Sheffield Hallam, situasi pandemi Covid-19 membuatnya sedikit ragu klub-klub Liga Primer tidak mampu membeli pemain besar terutama dari perspektif finansial saat ini. Kalaupun bergabung, Messi kemungkinan harus menerima pemotongan gaji. (Baca juga: Gubernur Anies Bikin Bank DKI Borong Penghargaan)
“Apa yang kami lihat di Liga Primer adalah klub-klub ingin lebih berhati-hati. Keuangan klub kemungkinan besar akan stabil karena efek Covid-19. Ini terlihat sangat riskan ketika Anda mulai membayar sejumlah besar uang untuk seorang pemain. Sepertinya klub-klub mendorong narasi yang lebih bertanggung jawab secara sosial,” kata Wilson.
Efeknya bakal melebar. Itu dapat memengaruhi kesepakatan karena paket transfer keseluruhan Messi sekarang akan lebih besar mengingat gaji besar dan pembayaran hak citra. Messi diketahui berpenghasilan 63 juta poundsterling per tahun yang mencakup gaji pokok dan biaya hak citra.
Namun, bonus terkait kinerja dan perjanjian sponsor lainnya dapat membuat jumlah itu menjadi sekitar 94 juta poundsterling per tahun. Belum lagi jika pemain berusia 33 tahun itu memenangkan Ballon D'Or, beberapa trofi, atau mencetak rekor jumlah gol, dia bisa berpenghasilan lebih dari 110 juta poundsterling dalam satu musim.
Menurut pakar keuangan sepak bola Dr Robert Wilson dari Universitas Sheffield Hallam, situasi pandemi Covid-19 membuatnya sedikit ragu klub-klub Liga Primer tidak mampu membeli pemain besar terutama dari perspektif finansial saat ini. Kalaupun bergabung, Messi kemungkinan harus menerima pemotongan gaji. (Baca juga: Gubernur Anies Bikin Bank DKI Borong Penghargaan)
“Apa yang kami lihat di Liga Primer adalah klub-klub ingin lebih berhati-hati. Keuangan klub kemungkinan besar akan stabil karena efek Covid-19. Ini terlihat sangat riskan ketika Anda mulai membayar sejumlah besar uang untuk seorang pemain. Sepertinya klub-klub mendorong narasi yang lebih bertanggung jawab secara sosial,” kata Wilson.
Lihat Juga :