Profil Richie Giachetti, Pelatih Tinju Legendaris yang Nyaris 2 Kali Tewas
Minggu, 02 Februari 2025 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
Giachetti sendiri tidak pernah mengklaim dirinya sebagai satu-satunya faktor di balik kesuksesan para petinju yang dilatihnya. "Saya bukan Svengali," katanya. "Tentu, paman saya mengajarkan saya semua tentang pukulan, tetapi alasan mengapa pukulan Larry adalah yang terbaik bukanlah karena saya yang mengajarkannya. Tidak sama sekali – dia sudah memiliki pukulan sejak awal."
Giachetti juga dikenal karena gayanya yang blak-blakan dan terus terang. Ia pernah mengaku pernah diikuti oleh FBI karena terkait dengan seseorang yang ia kenal. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya bersih dan tidak pernah dihukum atas tindakan kriminal apa pun.
Selain dihormati oleh King dan Tyson, Giachetti juga dikagumi oleh bintang Hollywood, Sylvester Stallone. Ia direkrut sebagai koreografer pertarungan untuk film Rocky III dan Rocky IV.
Stallone juga memintanya untuk bekerja dengan perusahaan promosinya, Tiger Eye Productions, dan Lee Canalito, seorang petinju kelas berat yang ia yakini memiliki potensi besar. Namun momen paling membanggakan dalam hidup Giachetti adalah ketika Larry Holmes mengalahkan Ken Norton untuk merebut gelar juara dunia.
"Anda telah melihat gambarnya, di mana ia meletakkan kepalanya di bahu saya dan berkata, 'Kita berhasil,'" kata Giachetti. "'Kita.' Anda tahu betapa hebatnya itu? 'Kita.' Ia tidak pernah bisa mengatakan hal lain kepada saya dalam hidup saya."
Kisah Richie Giachetti adalah contoh bahwa di balik kesuksesan seorang atlet, ada sosok pelatih yang berperan penting. Meskipun kontroversial dan blak-blakan, Giachetti adalah sosok yang dihormati dan dihargai di dunia tinju.
Giachetti juga dikenal karena gayanya yang blak-blakan dan terus terang. Ia pernah mengaku pernah diikuti oleh FBI karena terkait dengan seseorang yang ia kenal. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya bersih dan tidak pernah dihukum atas tindakan kriminal apa pun.
Selain dihormati oleh King dan Tyson, Giachetti juga dikagumi oleh bintang Hollywood, Sylvester Stallone. Ia direkrut sebagai koreografer pertarungan untuk film Rocky III dan Rocky IV.
Stallone juga memintanya untuk bekerja dengan perusahaan promosinya, Tiger Eye Productions, dan Lee Canalito, seorang petinju kelas berat yang ia yakini memiliki potensi besar. Namun momen paling membanggakan dalam hidup Giachetti adalah ketika Larry Holmes mengalahkan Ken Norton untuk merebut gelar juara dunia.
"Anda telah melihat gambarnya, di mana ia meletakkan kepalanya di bahu saya dan berkata, 'Kita berhasil,'" kata Giachetti. "'Kita.' Anda tahu betapa hebatnya itu? 'Kita.' Ia tidak pernah bisa mengatakan hal lain kepada saya dalam hidup saya."
Kisah Richie Giachetti adalah contoh bahwa di balik kesuksesan seorang atlet, ada sosok pelatih yang berperan penting. Meskipun kontroversial dan blak-blakan, Giachetti adalah sosok yang dihormati dan dihargai di dunia tinju.
(yov)
Lihat Juga :