Profil Richie Giachetti, Pelatih Tinju Legendaris yang Nyaris 2 Kali Tewas
Minggu, 02 Februari 2025 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
Giachetti, yang pernah bekerja di tambang batu bara dan menjadi penegak hukum bagi pengemudi truk, akhirnya memulai bisnis dengan King. Salah satu pencapaian terbesar Giachetti adalah melatih Larry Holmes.
Bersama Giachetti, Holmes tidak hanya menjadi petinju kelas berat terbaik di dunia, tetapi juga salah satu petinju terbaik sepanjang masa. "Saya memulai bisnis King dan mengenalnya ketika dia memiliki rambut normal," kata Giachetti.
"Saya pernah bekerja di tambang batu bara dan itu bukan untuk saya. Saya jago menggunakan tangan dan itu membantu. Saya semacam penegak hukum bagi pengemudi truk Babe Triscaro di Cleveland. Pertarungan yang bagus adalah pertarungan yang bagus."
Baca Juga: Israel Adesanya Kalah KO Memalukan di Depan Ronaldo, Kariernya di Ujung Tanduk
Keduanya bekerja sama selama lima tahun, hingga akhirnya Giachetti dipecat secara tiba-tiba. Giachetti meyakini jika pemecatan ini murni permainan kekuasaan Don King.
Meski akhirnya berpisah dengan Holmes, Giachetti tetap dihormati di dunia tinju. Ia terus bekerja dengan nama-nama besar lainnya, membuktikan bahwa dirinya adalah sosok yang punya peran penting di balik kesuksesan para petinju.
Giachetti adalah sosok kontroversial namun berpengaruh dalam dunia tinju. Ia dikenal sebagai pelatih yang berjasa di balik kesuksesan petinju legendaris seperti Mike Tyson dan Larry Holmes.
Karena profil dan potensi komersialnya, Mike Tyson adalah aset yang sangat berharga bagi promotor tinju, Don King. Ketika Tyson mengalami kekalahan pertamanya dari James "Buster" Douglas pada 1990, Giachetti adalah orang yang dipilih Tyson untuk membantunya bangkit kembali.
Tyson kemudian memenangkan empat pertarungan berikutnya sebelum akhirnya dipenjara atas kasus pemerkosaan. Setelah bebas dari penjara, Tyson bertarung dalam lima pertarungan tanpa Giachetti. Namun, setelah dikalahkan oleh Evander Holyfield, Tyson kembali memanggil Giachetti untuk mempersiapkannya menghadapi Holyfield dalam pertarungan ulang.
Bersama Giachetti, Holmes tidak hanya menjadi petinju kelas berat terbaik di dunia, tetapi juga salah satu petinju terbaik sepanjang masa. "Saya memulai bisnis King dan mengenalnya ketika dia memiliki rambut normal," kata Giachetti.
"Saya pernah bekerja di tambang batu bara dan itu bukan untuk saya. Saya jago menggunakan tangan dan itu membantu. Saya semacam penegak hukum bagi pengemudi truk Babe Triscaro di Cleveland. Pertarungan yang bagus adalah pertarungan yang bagus."
Baca Juga: Israel Adesanya Kalah KO Memalukan di Depan Ronaldo, Kariernya di Ujung Tanduk
Keduanya bekerja sama selama lima tahun, hingga akhirnya Giachetti dipecat secara tiba-tiba. Giachetti meyakini jika pemecatan ini murni permainan kekuasaan Don King.
Meski akhirnya berpisah dengan Holmes, Giachetti tetap dihormati di dunia tinju. Ia terus bekerja dengan nama-nama besar lainnya, membuktikan bahwa dirinya adalah sosok yang punya peran penting di balik kesuksesan para petinju.
Melatih Mike Tyson
Giachetti adalah sosok kontroversial namun berpengaruh dalam dunia tinju. Ia dikenal sebagai pelatih yang berjasa di balik kesuksesan petinju legendaris seperti Mike Tyson dan Larry Holmes.
Karena profil dan potensi komersialnya, Mike Tyson adalah aset yang sangat berharga bagi promotor tinju, Don King. Ketika Tyson mengalami kekalahan pertamanya dari James "Buster" Douglas pada 1990, Giachetti adalah orang yang dipilih Tyson untuk membantunya bangkit kembali.
Tyson kemudian memenangkan empat pertarungan berikutnya sebelum akhirnya dipenjara atas kasus pemerkosaan. Setelah bebas dari penjara, Tyson bertarung dalam lima pertarungan tanpa Giachetti. Namun, setelah dikalahkan oleh Evander Holyfield, Tyson kembali memanggil Giachetti untuk mempersiapkannya menghadapi Holyfield dalam pertarungan ulang.
Lihat Juga :