alexametrics

Kalahkan Chelsea Tanpa Kebobolan, Flick Puji Bek Kiri Bayern

loading...
Kalahkan Chelsea Tanpa Kebobolan, Flick Puji Bek Kiri Bayern
Alphonso Davies (kanan) dinilai layak mendapat pujian saat membela Bayern Muenchen melawan Chelsea pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di London. Foto: Reuters
A+ A-
LONDON - Serge Gnabry boleh saja menjadi pahlawan lantaran menyumbang dua gol saat Bayern Muenchen mengalahkan Chelsea 3-0 di Liga Champions. Tapi, bukan hanya gelandang serang berusia 24 tahun itu saja yang mendapat pujian dari pelatih Hans-Dieter Flick.

Walau namanya tidak tercantum di papan skor, Flick menilai Alphonso Davies layak mendapat pengakuan atas penampilan luar biasanya di Stamford Bridge pada leg pertama babak 16 besar, Rabu (26/2).

Para penggemar Bundesliga, terutama fans Bayern sejatinya sudah mengetahui kualitas Davies selama beberapa bulan belakangan. Pasalnya, dia selalu starter dikompetisi domestik sejak akhir Oktober, juga pada tiga laga terakhir penyisihan grup Liga Champions.



Tapi, performa saat melawan Chelsea yang membuat Davies mulai mendapat perhatian di seluruh Eropa. Dengan bakat yang dimilikinya, pemuda berpaspor Kanada itu dipercaya bakal menjadi rising star dimasa depan.

Meski berumur 19 tahun, Davies mampu menjalankan tugasnya sebagai bek kiri dengan sangat baik. Pemain kelahiran Liberia itu seperti tidak mengenal lelah. Dia terus menghadang lawan sejak awal laga. Itu membantu Bayern menciptakan sejumlah peluang.

Hebatnya lagi, dia juga mampu menyumbang satu assist yang bisa dimaksimalkan Robert Lewandowski hingga Bayern unggul 3-0 di menit ke 76. “Davies membawa kekuatan di lapangan dan memenangi banyak bola saat bertahan lewat kecepatannya,” ujar Flick.

“Dia (Davies) sebenarnya berposisi sebagai sayap. Tapi, dia mampu melakukan pekerjaan bagus sebagai bek kiri. Perkembangannya sangat fenomenal,” lanjut mantan pelatih 1899 Hoffenheim itu dilansir bundesliga.

Pujian terhadap Davies juga datang dari sejumlah pemain Bayern, salah satunya wakil kapten Thomas Muller. Penyerang asal Jerman itu menyebut juniornya tersebut sebagai missing link yang selama ini dicari Bayern.

“Dia dikaruniai kecepatan yang luar biasa, sesuatu yang sudah sangat lama tidak dimiliki Bayern. Dia benar-benar layak mendapat applause dari seluruh fans. Sejak berada disini (Bayern), dia belajar banyak hal, khususnya taktik. Itu permainan kelas dunia,” ujarnya.

Mendapat pujian setinggi langit membuat Davies hanya bisa tersenyum. Dia merasa gembira karena bisa bertanding di Stamford Bridge. “Ini seperti mimpi menjadi kenyataan bisa tampil di stadion ini. Sebab, ayah saya seorang fans Chelsea,” cetusnya.
(mir)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak