Hamilton Dihantui Mimpi Buruk Kualifikasi F1 di Monza
Sabtu, 05 September 2020 - 09:31 WIB
loading...
Pembalap Mercedes Lewis Hamilton memprediksi bakal mengalami mimpi buruk pada kualifikasi Formula 1 (F1) Grand Prix Italia 2020 di Sirkuit Monza, Sabtu (5/9/2020)/Foto/Reuters
A
A
A
MONZA - Pembalap Mercedes Lewis Hamilton memprediksi bakal mengalami mimpi buruk pada kualifikasi Formula 1 (F1) Grand Prix Italia 2020 di Sirkuit Monza, Sabtu (5/9/2020) malam nanti. Pemimpin klasemen itu membayangkan para pembalap akan membuntuti dengan sangat dekat untuk keuntungan slipstream.
Musim lalu, kualifikasi di Monza berubah menjadi lelucon dengan 10 besar melakukan semua yang mereka bisa untuk menghindari memimpin di trek. Mereka tak kunjung sempat melakukan final lap karena saling menunggu untuk menangkap slipstream dari pembalap lain. (Baca juga: Formula One, Hamilton Bosan Tanpa Balapan Ketat ).
Sepuluh pembalap bertekad mengamankan tarikan aerodinamis dari mobil di depan. Mereka saling tunggu di pit di Q3. Saat Charles Leclerc dari Scuderia Ferrari F1 Team keluar pada dua menit terakhir, para pembalap yang lolos Q3 pun keluar dari paddock. Namun, waktu tak cukup, hanya Leclerc dan Carlos Sainz Jr ( McLaren F1 Team ) yang bisa masuk melakukan flying lap. Leclerc merebut pole position saat itu.
Hamilton telah memenangi lima dari tujuh balapan sejauh musim ini. Semuanya diraih saat start di posisi pole. Pembalap Inggris itu memprediksi peristiwa kualifikasi musim lalu di Monza kemungkinan akan terulang, dan dia mengharapkan skenario serupa terjadi Sabtu ini. (Baca juga: Sir Frank dan Putrinya Claire Mundur dari F1 Setelah Jual Tim Williams ).
“Dulu itu sulit. Kami bahkan belum sempat melakukan putaran terakhir tahun lalu, jadi saya pikir ini akan menarik,” kata juara dunia F1 enam kali itu dilansir Reuters.
Musim lalu, kualifikasi di Monza berubah menjadi lelucon dengan 10 besar melakukan semua yang mereka bisa untuk menghindari memimpin di trek. Mereka tak kunjung sempat melakukan final lap karena saling menunggu untuk menangkap slipstream dari pembalap lain. (Baca juga: Formula One, Hamilton Bosan Tanpa Balapan Ketat ).
Sepuluh pembalap bertekad mengamankan tarikan aerodinamis dari mobil di depan. Mereka saling tunggu di pit di Q3. Saat Charles Leclerc dari Scuderia Ferrari F1 Team keluar pada dua menit terakhir, para pembalap yang lolos Q3 pun keluar dari paddock. Namun, waktu tak cukup, hanya Leclerc dan Carlos Sainz Jr ( McLaren F1 Team ) yang bisa masuk melakukan flying lap. Leclerc merebut pole position saat itu.
Hamilton telah memenangi lima dari tujuh balapan sejauh musim ini. Semuanya diraih saat start di posisi pole. Pembalap Inggris itu memprediksi peristiwa kualifikasi musim lalu di Monza kemungkinan akan terulang, dan dia mengharapkan skenario serupa terjadi Sabtu ini. (Baca juga: Sir Frank dan Putrinya Claire Mundur dari F1 Setelah Jual Tim Williams ).
“Dulu itu sulit. Kami bahkan belum sempat melakukan putaran terakhir tahun lalu, jadi saya pikir ini akan menarik,” kata juara dunia F1 enam kali itu dilansir Reuters.
Lihat Juga :