Meregalli Tekankan Tak Ada Raja di Tim Yamaha

Minggu, 06 September 2020 - 11:02 WIB
loading...
Meregalli Tekankan Tak...
Manajer tim Yamaha, Massimo Maio Meregalli mengungkapkan pihaknya banyak menyia-nyiakan kesempatan emas lantaran gagal menghadirkan performa motor M1 yang sesuai keinginan Valentino Rossi serta Maverick Vinales pada ajang MotoGP musim ini / Foto: Yamaha
A A A
MADRID - Manajer tim Yamaha, Massimo 'Maio' Meregalli mengungkapkan pihaknya banyak menyia-nyiakan kesempatan emas lantaran gagal menghadirkan performa motor M1 yang sesuai keinginan Valentino Rossi serta Maverick Vinales pada ajang MotoGP musim ini. Padahal ini merupakan peluang yang bagus untuk membawa duo Yamaha keluar sebagai jawara ketika Marc Marquez masih sibuk dengan proses pemulihan cedera lengan kanannya.

Sejak Marquez absen pada balapan seri kedua hingga kelima, tak sedikit pembalap yang kurang bisa memanfaatkan ketidakhadiran The Baby Alien. Ini bukan hanya masalah performa motor saja, tetapi manajemen ban Michelin (ban baru) setidaknya memengaruhi performa sirkus MotoGP dalam berakselerasi. (Baca juga: Rossi Bikin Kekasihnya Teriak di dalam Mobil )

Penilaian itu bukan tanpa alasan, sebab ada empat pembalap berbeda yang sukses berdiri gagah di podium pertama dari lima balapan terakhir. Akankah tim Yamaha mampu mengubah keraguan itu ketika tampil pada dua seri di Misano?

Misano bisa dijadikan sebagai momentum untuk mengembalikan kepercayaan diri pembalap Yamaha, terutama Rossi. Ya, pembalap berjuluk The Doctor itu dinilai masih kurang konsisten pada ajang MotoGP musim ini. (Baca juga: Ban Michelin Bisa Patahkan Semua Prediksi Juara MotoGP 2020 )

Tetapi di Misano, Rossi harus bisa kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Apalagi akan ada 10 ribu penonton yang bakal memenuhi tribun.

"Katakanlah, dalam beberapa hal, kita semua menyia-nyiakan ketidakhadiran Marquez. Pasti beberapa mungkin menyukainya dan yang lain mungkin tidak menyukainya. Kita harus mencoba memanfaatkan mereka yang tidak ada di sana," tutur Meregalli pada DAZN, Minggu (6/9).

"Dalam olahraga kita mudah membuat rencana, tetapi pada akhirnya terlalu banyak faktor yang menentukan hasil. Saya pikir itu sulit untuk dibenarkan. Ini adalah campuran dari keadaan, sayangnya kami tidak dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin," ungkap Meregalli.

Meregalli menggarisbawahi bahwa di tim Yamaha tidak ada namanya 'Raja'. Semua pembalap memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara dunia, karenanya alangkah baiknya jika semuanya bisa memenangkan balapan.

"Tidak ada pembalap nomor satu di tim Yamaha. Saya berbicara untuk tim Monster Energy Yamaha dan alangkah baiknya jika kita semua menang. Tetapi jika kami tidak berhasil, yang terpenting adalah Yamaha menang," pungkas Meregalli.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Marc Marquez Dominan...
Marc Marquez Dominan di Sprint Race MotoGP Hungaria, Veda Ega Start dari Baris Ketiga Moto3
MotoGP 2026 Berlanjut...
MotoGP 2026 Berlanjut ke Hungaria, Simak Jadwal Lengkap dan Link Nonton di VISION+
Marco Bezzecchi Juara...
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Italia 2026
Raul Fernandez Juara...
Raul Fernandez Juara Sprint Race MotoGP Italia 2026, Marc Marquez Kelima
Kualifikasi MotoGP Italia...
Kualifikasi MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Pole Position, Marc Marquez Keempat
Sambut Ultah Amerika...
Sambut Ultah Amerika Serikat, Aprilia Meluncurkan X 250TH
Resmi! Kontrak 1 Musim...
Resmi! Kontrak 1 Musim Penuh, Logo FIFASTRA Mejeng di Motor dan Wearpack Pembalap Honda
Harley-Davidson Luncurkan...
Harley-Davidson Luncurkan Empat Model Sport-Touring Baru di MotoGP Thailand 2026
Special Bola
Florentino Perez Kembali...
Liga Spanyol
Florentino Perez Kembali Jadi Presiden Madrid, Siapkan 150 Juta Euro untuk Bajak Julian Alvarez
Jadwal International...
Bola Dunia
Jadwal International Match, Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Jumpa Timnas Australia...
Bola Dunia
Jumpa Timnas Australia U-19 di Semifinal AFF U-19, Kiper Timnas Indonesia U-19 Janjikan Perbaikan
Rekomendasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Berita Terkini
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Hasil Australian Open...
Hasil Australian Open 2026: Bungkam Wakil Tuan Rumah, Leo/Daniel Lolos ke 16 Besar
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved