Pertaruhan Manny Pacquiao dan Kegelisahan Bob Arum
Rabu, 21 Mei 2025 - 10:31 WIB
loading...
Manny Pacquiao seolah mempertaruhkan dirinya dengan menantang juara kelas welter WBC, Mario Barrios, pada 19 Juli mendatang di T-Mobile Arena, Las Vegas / Foto: Second Out
A
A
A
Dunia tinju kembali menyoroti Manny Pacquiao yang akan kembali naik ring. Namun, di balik dukungan yang mengalir, terselip kekhawatiran dari mantan promotornya, Bob Arum , terkait usia dan ketidakaktifan sang legenda.
Bob Arum, pendiri Top Rank, menyatakan bahwa ia akan selalu menghargai segala pencapaian Manny Pacquiao untuk perusahaan promosinya. Rasa hormat pribadi dan profesionalnya terhadap Pacquiao membuatnya enggan mengkritik keputusan sang petinju untuk kembali bertarung di usia senja.
Apalagi, promotor berusia 93 tahun itu menyadari bahwa usianya lebih dari dua kali lipat usia Pacquiao. Namun, seperti kebanyakan orang yang peduli dengan Pacquiao, Arum merasa cemas dengan keputusan petinju kidal berusia 46 tahun itu untuk kembali ke ring.
Baca Juga: Kontroversi Peringkat Manny Pacquiao: WBO Tolak, WBC Sambut Legenda dengan Karpet Merah
Pacquiao telah memulai kamp pelatihan di Los Angeles akhir pekan lalu untuk mempersiapkan pertarungannya melawan juara kelas welter WBC, Mario Barrios, pada 19 Juli mendatang di T-Mobile Arena, Las Vegas. "Saya tidak bisa mengatakan sesuatu yang negatif karena Manny sangat berarti bagi kami dan perusahaan kami," ujar Arum dikutip dari The Ring, Rabu (21/5/2025).
"Namun, tampaknya sangat diragukan bahwa, di usianya, ia akan mempertaruhkan dirinya dengan naik ring melawan seorang petinju juara. Maksud saya, George Foreman bahkan belum seusia itu, ia lebih muda saat mengalahkan Michael Moorer. Dan George telah aktif selama bertahun-tahun sebelum pertarungan dengan Moorer itu. Manny sama sekali tidak aktif, sungguh."
![Pertaruhan Manny Pacquiao dan Kegelisahan Bob Arum]()
Foto: Ring Magazine
Arum membandingkan situasi Pacquiao dengan George Foreman, yang menjadi juara dunia tertua dalam sejarah tinju pada usia 45 tahun. Namun, Foreman saat itu masih aktif bertanding, berbeda dengan Pacquiao yang sudah lama vakum.
Baca Juga: Jake Paul vs Julio Cesar Chavez Jr, Bob Arum: Ini Bukan Tinju!
Rekor juara dunia tertua kemudian dipecahkan oleh Bernard Hopkins pada usia 46 tahun. Namun, Arum tetap berpendapat bahwa kondisi Pacquiao berbeda. Pacquiao belum pernah menang dalam pertarungan selama hampir enam tahun, sejak ia mengalahkan Keith Thurman pada Juli 2019.
Setelah fokus pada karier politiknya di Filipina, Pacquiao (62-8-2, 39 KO) belum pernah bertanding dalam pertandingan tinju resmi sejak Agustus 2021, saat ia dikalahkan Yordenis Ugas. Lawan Pacquiao kali ini, Mario Barrios (29-2-1, 18 KO), 16 tahun lebih muda dan memiliki keunggulan jangkauan 5-1. Meskipun Barrios baru saja bermain imbang dalam pertarungan terakhirnya, Arum tetap khawatir dengan kondisi Pacquiao.
"Ia orang yang luar biasa, Manny Pacquiao," kata Arum. "Dan jika ada orang yang bisa melakukannya, ia pasti bisa. Namun saya benar-benar khawatir tentang hal itu, mengingat usianya dan ketidakaktifannya. Namun sekali lagi, saya pasti akan mendukungnya karena ia benar-benar orang hebat yang sangat berarti bagi kami sebagai sebuah perusahaan."
Kekhawatiran Bob Arum ini menambah daftar panjang pertanyaan seputar comeback Manny Pacquiao. Mampukah sang legenda membuktikan bahwa usia hanyalah angka, ataukah ketidakaktifan akan menjadi penghalang dalam upayanya meraih kemenangan? Pertarungan pada 19 Juli mendatang akan menjadi jawabannya.
Bob Arum, pendiri Top Rank, menyatakan bahwa ia akan selalu menghargai segala pencapaian Manny Pacquiao untuk perusahaan promosinya. Rasa hormat pribadi dan profesionalnya terhadap Pacquiao membuatnya enggan mengkritik keputusan sang petinju untuk kembali bertarung di usia senja.
Apalagi, promotor berusia 93 tahun itu menyadari bahwa usianya lebih dari dua kali lipat usia Pacquiao. Namun, seperti kebanyakan orang yang peduli dengan Pacquiao, Arum merasa cemas dengan keputusan petinju kidal berusia 46 tahun itu untuk kembali ke ring.
Baca Juga: Kontroversi Peringkat Manny Pacquiao: WBO Tolak, WBC Sambut Legenda dengan Karpet Merah
Pacquiao telah memulai kamp pelatihan di Los Angeles akhir pekan lalu untuk mempersiapkan pertarungannya melawan juara kelas welter WBC, Mario Barrios, pada 19 Juli mendatang di T-Mobile Arena, Las Vegas. "Saya tidak bisa mengatakan sesuatu yang negatif karena Manny sangat berarti bagi kami dan perusahaan kami," ujar Arum dikutip dari The Ring, Rabu (21/5/2025).
"Namun, tampaknya sangat diragukan bahwa, di usianya, ia akan mempertaruhkan dirinya dengan naik ring melawan seorang petinju juara. Maksud saya, George Foreman bahkan belum seusia itu, ia lebih muda saat mengalahkan Michael Moorer. Dan George telah aktif selama bertahun-tahun sebelum pertarungan dengan Moorer itu. Manny sama sekali tidak aktif, sungguh."

Foto: Ring Magazine
Arum membandingkan situasi Pacquiao dengan George Foreman, yang menjadi juara dunia tertua dalam sejarah tinju pada usia 45 tahun. Namun, Foreman saat itu masih aktif bertanding, berbeda dengan Pacquiao yang sudah lama vakum.
Baca Juga: Jake Paul vs Julio Cesar Chavez Jr, Bob Arum: Ini Bukan Tinju!
Rekor juara dunia tertua kemudian dipecahkan oleh Bernard Hopkins pada usia 46 tahun. Namun, Arum tetap berpendapat bahwa kondisi Pacquiao berbeda. Pacquiao belum pernah menang dalam pertarungan selama hampir enam tahun, sejak ia mengalahkan Keith Thurman pada Juli 2019.
Setelah fokus pada karier politiknya di Filipina, Pacquiao (62-8-2, 39 KO) belum pernah bertanding dalam pertandingan tinju resmi sejak Agustus 2021, saat ia dikalahkan Yordenis Ugas. Lawan Pacquiao kali ini, Mario Barrios (29-2-1, 18 KO), 16 tahun lebih muda dan memiliki keunggulan jangkauan 5-1. Meskipun Barrios baru saja bermain imbang dalam pertarungan terakhirnya, Arum tetap khawatir dengan kondisi Pacquiao.
"Ia orang yang luar biasa, Manny Pacquiao," kata Arum. "Dan jika ada orang yang bisa melakukannya, ia pasti bisa. Namun saya benar-benar khawatir tentang hal itu, mengingat usianya dan ketidakaktifannya. Namun sekali lagi, saya pasti akan mendukungnya karena ia benar-benar orang hebat yang sangat berarti bagi kami sebagai sebuah perusahaan."
Kekhawatiran Bob Arum ini menambah daftar panjang pertanyaan seputar comeback Manny Pacquiao. Mampukah sang legenda membuktikan bahwa usia hanyalah angka, ataukah ketidakaktifan akan menjadi penghalang dalam upayanya meraih kemenangan? Pertarungan pada 19 Juli mendatang akan menjadi jawabannya.
(yov)
Lihat Juga :