Drama Adu Penalti Warnai Final Soccer Challenge Bandung 2025!
Senin, 02 Juni 2025 - 01:14 WIB
loading...
Partai final KU 10 MilkLife Soccer Challenge - Bandung 2025 yang mempertemukan SDN 075 Jatayu (hijau-hitam) versus SDN 035 Soka (pink-biru) yang berlangsung di Lapangan Pusenif PPI Bandung, Minggu 1 Juni 2025 / Foto: Ist
A
A
A
Partai final Soccer Challenge - Bandung 2025 yang dihelat di Lapangan Pusenif PPI Bandung, Minggu (1/6/2025) menyajikan pertarungan sengit dan penuh drama. Dua kategori usia, KU 12 dan KU 10, mempertemukan tim-tim terbaik yang berjuang habis-habisan untuk meraih gelar juara.
Laga puncak di Kelompok Umur (KU) 12 mempertemukan juara bertahan SDN 073 Pajagalan B dengan penantang kuat SDN 203 Kacapiring. Dua tim menampilkan permainan terbaiknya.
Jual beli serangan terjadi, namun hingga waktu normal berakhir, skor imbang 0-0 tak berubah. Drama pun mencapai puncaknya di babak adu penalti. Dengan mental baja, tiga algojo SDN 073 Pajagalan B, yaitu Amanda Fitriani, Tazqia Nazifa Mumtaza, dan Zaskia Aurelia Azahra, berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Sementara itu, hanya dua penendang SDN 203 Kacapiring, Fahma Al Fathu Nisa dan Kazumi Zalfa, yang mampu menceploskan bola ke gawang lawan. Kemenangan dramatis ini memastikan SDN 073 Pajagalan B kembali merengkuh trofi juara KU 12.
"Pertandingan finalnya seru dan menegangkan karena kita sudah tahu kekuatan permainan teman kita sendiri jadi tidak bisa menyerang gitu aja. Aku selalu memberikan support ke teman-teman, terima kasih sudah berani berjuang dan juara lagi,” ujar Amanda Fitriani yang juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik KU 12.
Laga puncak di Kelompok Umur (KU) 12 mempertemukan juara bertahan SDN 073 Pajagalan B dengan penantang kuat SDN 203 Kacapiring. Dua tim menampilkan permainan terbaiknya.
Jual beli serangan terjadi, namun hingga waktu normal berakhir, skor imbang 0-0 tak berubah. Drama pun mencapai puncaknya di babak adu penalti. Dengan mental baja, tiga algojo SDN 073 Pajagalan B, yaitu Amanda Fitriani, Tazqia Nazifa Mumtaza, dan Zaskia Aurelia Azahra, berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Sementara itu, hanya dua penendang SDN 203 Kacapiring, Fahma Al Fathu Nisa dan Kazumi Zalfa, yang mampu menceploskan bola ke gawang lawan. Kemenangan dramatis ini memastikan SDN 073 Pajagalan B kembali merengkuh trofi juara KU 12.
"Pertandingan finalnya seru dan menegangkan karena kita sudah tahu kekuatan permainan teman kita sendiri jadi tidak bisa menyerang gitu aja. Aku selalu memberikan support ke teman-teman, terima kasih sudah berani berjuang dan juara lagi,” ujar Amanda Fitriani yang juga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik KU 12.
Lihat Juga :