Drama Adu Penalti Warnai Final Soccer Challenge Bandung 2025!
Senin, 02 Juni 2025 - 01:14 WIB
loading...
A
A
A
Di partai final KU 10, SDN 075 Jatayu kembali menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan SDN 035 Soka. Pertandingan berjalan alot sejak awal babak pertama, di mana kedua tim saling memberikan tekanan.
Momentum bagi SDN 075 Jatayu hadir di menit ke-9 setelah wasit Annisa Nurmalasari memberikan hadiah penalti akibat handsball di kotak terlarang SDN 035 Soka. Arsifa Kayla Putri dengan tenang mengeksekusi penalti, mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan SDN 075 Jatayu semakin bertambah menjelang akhir babak pertama melalui gol kerja sama apik yang diselesaikan dengan baik oleh Hafza Zahratussalamah.
Di babak kedua, anak asuh Irpan Nur Alanurin Anwar terus berupaya menambah pundi-pundi gol, namun tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan SDN 075 Jatayu kembali menjadi kampiun di KU 10.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang turut hadir menyaksikan laga final, menyampaikan apresiasinya terhadap potensi para pesepak bola putri muda Bandung. Ia berharap, melalui ajang seperti MilkLife Soccer Challenge, bibit-bibit unggul dapat terus berkembang dan mengisi skuad Timnas Putri Indonesia di masa depan.
"Saya sangat menikmati pertandingannya karena para putri tidak hanya mengejar dan menendang bola tapi mereka sudah bisa berpikir untuk menggunakan teknik dan menggunakan strategi. Tapi yang paling penting, terlepas dari menang atau kalah mereka telah menunjukkan motivasi dan sportivitas. Kalau usia sekarang usia mereka 10 dan 12 tahun lalu terus belajar, maka kita proyeksikan 15 tahun lagi mereka sudah sangat matang. Insya Allah sudah bisa jadi tim inti nasional," ujar Farhan.
Momentum bagi SDN 075 Jatayu hadir di menit ke-9 setelah wasit Annisa Nurmalasari memberikan hadiah penalti akibat handsball di kotak terlarang SDN 035 Soka. Arsifa Kayla Putri dengan tenang mengeksekusi penalti, mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan SDN 075 Jatayu semakin bertambah menjelang akhir babak pertama melalui gol kerja sama apik yang diselesaikan dengan baik oleh Hafza Zahratussalamah.
Di babak kedua, anak asuh Irpan Nur Alanurin Anwar terus berupaya menambah pundi-pundi gol, namun tidak ada gol tambahan tercipta. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi, memastikan SDN 075 Jatayu kembali menjadi kampiun di KU 10.
Wali Kota Bandung Dukung Regenerasi Pesepak Bola Putri Sejak Dini
Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi 1.711 siswi dari 71 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Bandung dan sekitarnya dalam MilkLife Soccer Challenge - Bandung 2025. Jumlah ini meningkat signifikan dari seri sebelumnya, menunjukkan tren positif perkembangan sepak bola putri di kalangan usia dini.Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang turut hadir menyaksikan laga final, menyampaikan apresiasinya terhadap potensi para pesepak bola putri muda Bandung. Ia berharap, melalui ajang seperti MilkLife Soccer Challenge, bibit-bibit unggul dapat terus berkembang dan mengisi skuad Timnas Putri Indonesia di masa depan.
"Saya sangat menikmati pertandingannya karena para putri tidak hanya mengejar dan menendang bola tapi mereka sudah bisa berpikir untuk menggunakan teknik dan menggunakan strategi. Tapi yang paling penting, terlepas dari menang atau kalah mereka telah menunjukkan motivasi dan sportivitas. Kalau usia sekarang usia mereka 10 dan 12 tahun lalu terus belajar, maka kita proyeksikan 15 tahun lagi mereka sudah sangat matang. Insya Allah sudah bisa jadi tim inti nasional," ujar Farhan.
Lihat Juga :