Kontroversi Imane Khelif Makin Panas: Dokumen Jenis Kelamin Biologis Bocor, IOC Angkat Bicara!
Rabu, 04 Juni 2025 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Menariknya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengizinkan atlet untuk berkompetisi di Olimpiade 2024 berdasarkan jenis kelamin yang tertera di paspor mereka. Aturan inilah yang mengantarkan Khelif meraih kemenangan terbesarnya.
Di Olimpiade 2024, bertanding di kelas welter, Khelif sukses mencapai final. Lawannya adalah Yang Liu dari China, lawan yang sama yang seharusnya ia hadapi di final Kejuaraan Dunia 2023 sebelum didiskualifikasi. Dalam pertarungan yang berat sebelah, Khelif tampil dominan dan meraih kemenangan 5-0, mengamankan medali emas.
Namun, dengan bocornya dugaan hasil tes medis 2023 ini, kredibilitas medali emas Olimpiade Khelif kini dipertanyakan. World Boxing, organisasi yang diharapkan akan menjadi penyelenggara tinju di Olimpiade Los Angeles 2028, pekan lalu mengumumkan bahwa tes jenis kelamin kini akan diwajibkan.
Pernyataan awal mereka sempat menuai kritik karena secara spesifik menyebut nama Khelif, meskipun World Boxing kemudian telah meminta maaf atas referensi tersebut.
Baca Juga: Jaime Munguia, Doping, dan Kamp Pelatihan Eddy Reynoso
Menyusul bocornya laporan medis yang kontroversial ini, IOC akhirnya merilis pernyataan. Seorang juru bicara IOC kepada Mail Sport seperti dikutip dari Givemesport, Rabu (4/6/2025), menyatakan: "IOC selalu menjelaskan bahwa kriteria kelayakan adalah tanggung jawab Federasi Internasional masing-masing. Faktor-faktor yang memengaruhi performa olahraga bersifat unik untuk setiap cabang olahraga, disiplin, dan/atau acara. Kami menunggu perincian lengkap tentang bagaimana pengujian jenis kelamin akan dilaksanakan dengan cara yang aman, adil, dan dapat ditegakkan secara hukum."
Medali Emas Olimpiade di Tengah Badai Kontroversi
Di Olimpiade 2024, bertanding di kelas welter, Khelif sukses mencapai final. Lawannya adalah Yang Liu dari China, lawan yang sama yang seharusnya ia hadapi di final Kejuaraan Dunia 2023 sebelum didiskualifikasi. Dalam pertarungan yang berat sebelah, Khelif tampil dominan dan meraih kemenangan 5-0, mengamankan medali emas.
Namun, dengan bocornya dugaan hasil tes medis 2023 ini, kredibilitas medali emas Olimpiade Khelif kini dipertanyakan. World Boxing, organisasi yang diharapkan akan menjadi penyelenggara tinju di Olimpiade Los Angeles 2028, pekan lalu mengumumkan bahwa tes jenis kelamin kini akan diwajibkan.
Pernyataan awal mereka sempat menuai kritik karena secara spesifik menyebut nama Khelif, meskipun World Boxing kemudian telah meminta maaf atas referensi tersebut.
Baca Juga: Jaime Munguia, Doping, dan Kamp Pelatihan Eddy Reynoso
Menyusul bocornya laporan medis yang kontroversial ini, IOC akhirnya merilis pernyataan. Seorang juru bicara IOC kepada Mail Sport seperti dikutip dari Givemesport, Rabu (4/6/2025), menyatakan: "IOC selalu menjelaskan bahwa kriteria kelayakan adalah tanggung jawab Federasi Internasional masing-masing. Faktor-faktor yang memengaruhi performa olahraga bersifat unik untuk setiap cabang olahraga, disiplin, dan/atau acara. Kami menunggu perincian lengkap tentang bagaimana pengujian jenis kelamin akan dilaksanakan dengan cara yang aman, adil, dan dapat ditegakkan secara hukum."
(yov)
Lihat Juga :