Kemenangan Manny Pacquiao Pecahkan Rekor Juara Kelas Welter Tertua
Kamis, 05 Juni 2025 - 09:49 WIB
loading...
A
A
A
Sebuah kemenangan tidak hanya akan membuat Pacquiao menjadi petinju tertua di kelas welter yang memenangkan gelar, namun juga menjadi satu-satunya anggota Hall of Fame yang terpilih. Tidak ada petinju yang sudah berada di Hall (lihat Alexis Arguello) atau yang terpilih dan sedang menunggu pengukuhan (Sugar Ray Leonard) yang bisa menikmati comeback yang sukses seperti ini.
“Saya tahu bahwa Mario Barrios berlatih dengan keras, dia harus mempertahankan sabuk ini dan saya adalah penantangnya,” kata Pacquiao, yang juga merupakan satu-satunya petinju dalam sejarah yang memegang gelar juara dunia dalam empat dekade yang berbeda. “Saya harus bekerja lebih keras untuk menghukum diri saya sendiri agar dapat memenangkan pertarungan ini.”
Pacquiao akan bertarung di MGM Grand untuk keenam belas kalinya dalam kariernya. Ia memiliki rekor 10-4-1 di tempat yang membantunya menjadi terkenal di kalangan penonton AS, dimulai dengan kemenangan KO pada Juni 2021 atas pemegang gelar IBF kelas bantam super, Lehlohonolo Ledwaba.
Penugasan singkat itu menandai awal perjalanan Pacquiao yang membawanya menjadi bintang terbesar kedua di generasinya dan bisa dibilang sebagai petarung Asia terhebat sepanjang masa. Namun, masih ada rasa gatal yang hanya dapat ia garuk dengan setidaknya satu kali lagi memanjat tali ring.
“Saya tahu bahwa Mario Barrios berlatih dengan keras, dia harus mempertahankan sabuk ini dan saya adalah penantangnya,” kata Pacquiao, yang juga merupakan satu-satunya petinju dalam sejarah yang memegang gelar juara dunia dalam empat dekade yang berbeda. “Saya harus bekerja lebih keras untuk menghukum diri saya sendiri agar dapat memenangkan pertarungan ini.”
Pacquiao akan bertarung di MGM Grand untuk keenam belas kalinya dalam kariernya. Ia memiliki rekor 10-4-1 di tempat yang membantunya menjadi terkenal di kalangan penonton AS, dimulai dengan kemenangan KO pada Juni 2021 atas pemegang gelar IBF kelas bantam super, Lehlohonolo Ledwaba.
Penugasan singkat itu menandai awal perjalanan Pacquiao yang membawanya menjadi bintang terbesar kedua di generasinya dan bisa dibilang sebagai petarung Asia terhebat sepanjang masa. Namun, masih ada rasa gatal yang hanya dapat ia garuk dengan setidaknya satu kali lagi memanjat tali ring.
(aww)
Lihat Juga :