Haornas, Momentum Kebangkitan Olahraga Nasional
Rabu, 09 September 2020 - 06:41 WIB
loading...
A
A
A
Bukan hanya itu, olahraga juga bisa dikembangkan menjadi ajang wisata atau Sport Tourism. Sektor ini bisa menjadi tumpuan guna menarik wisatawan dan meningkatkan devisa negara. Di sektor ini, Indonesia memiliki kekayaan alam mulai pantai hingga pegunungan.
Dalam beberapa tahun terakhir, kata dia, Indonesia sudah mengembangkan sport tourism seperti menggelar ajang balap sepeda Tour de Singkarak, Tour de Banyuwangi, dan lainnya. Ada pula seri lari maraton seperti Borobudur Marathon, Bali Marathon. Namun, dia menilai pengelolaannya masih harus ditingkatkan agar lebih baik lagi.
Zainudin mengakui, Indonesia kalah langkah dengan negara tetangga seperti Thailand yang sudah memaksimalkan sport tourism. Padahal, apabila mulai serius dalam mengelolanya, bukan tidak mungkin sektor ini menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar dalam pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi.
"Kita sadar bahwa negara-negara lain sudah mendorong sport tourism untuk menjadi pemasukan devisa mereka," katanya. (Baca juga: Mengenal Penyakit batu Empedu Sejak Dini)
Yang tak kalah penting, ujar Zainudin, adalah sport industry. Pasalnya, saat ini olahraga tidak bisa dipisahkan dengan industri apa pun, baik industri barang maupun jasa.
Zainudin meyakini sport industry perlahan-lahan mulai memasuki dunia olahraga. Hal itu dibuktikan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia di mana induk organisasi tersebut lebih memilih produk dalam negeri untuk jersey timnasnya. Dia pun berharap semua cabang olahraga bisa melakukan hal yang sama.
Dalam beberapa tahun terakhir, kata dia, Indonesia sudah mengembangkan sport tourism seperti menggelar ajang balap sepeda Tour de Singkarak, Tour de Banyuwangi, dan lainnya. Ada pula seri lari maraton seperti Borobudur Marathon, Bali Marathon. Namun, dia menilai pengelolaannya masih harus ditingkatkan agar lebih baik lagi.
Zainudin mengakui, Indonesia kalah langkah dengan negara tetangga seperti Thailand yang sudah memaksimalkan sport tourism. Padahal, apabila mulai serius dalam mengelolanya, bukan tidak mungkin sektor ini menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar dalam pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi.
"Kita sadar bahwa negara-negara lain sudah mendorong sport tourism untuk menjadi pemasukan devisa mereka," katanya. (Baca juga: Mengenal Penyakit batu Empedu Sejak Dini)
Yang tak kalah penting, ujar Zainudin, adalah sport industry. Pasalnya, saat ini olahraga tidak bisa dipisahkan dengan industri apa pun, baik industri barang maupun jasa.
Zainudin meyakini sport industry perlahan-lahan mulai memasuki dunia olahraga. Hal itu dibuktikan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia di mana induk organisasi tersebut lebih memilih produk dalam negeri untuk jersey timnasnya. Dia pun berharap semua cabang olahraga bisa melakukan hal yang sama.
Lihat Juga :