5 Petarung Kelas Ringan Terbaik Sepanjang Sejarah UFC Versi AI

Jum'at, 25 Juli 2025 - 08:30 WIB
loading...
5 Petarung Kelas Ringan...
Penggemar tentunya penasaran bagaimana kecerdasan buatan (AI) dalam menyusun lima petarung kelas ringan terbaik dalam sejarah UFC / Foto: GiveMeSport
A A A
Seni Bela Diri Campuran (MMA), olahraga yang memacu adrenalin sekaligus berbahaya, menuntut perpaduan sempurna antara keterampilan teknis dan kemampuan menyerang. Dari petarung yang mengandalkan kekuatan pukulan dan tendangan mematikan, hingga mereka yang lihai menggabungkan gulat dan jiu-jitsu untuk memaksa lawan menyerah, dunia MMA selalu menyajikan pertarungan yang mendebarkan.

Penggemar tentunya penasaran bagaimana kecerdasan buatan (AI) dalam menyusun lima petarung kelas ringan terbaik dalam sejarah UFC . Hasilnya, mungkin akan membuat Anda terkejut.

AI menggunakan lima kriteria ketat untuk menentukan siapa yang layak masuk daftar elite ini. Mulai dari pencapaian, dominasi, keahlian, warisan dan aktivitas.

Baca Juga: Juara Tak Terbantahkan Tom Aspinall Tantang Ciryl Gane di UFC 321

Berikut 5 Petarung Teratas yang Menduduki Puncak Daftar AI

1. Khabib Nurmagomedov (Rekor Profesional: 29-0)


Tak terbantahkan, Khabib Nurmagomedov menduduki posisi teratas sebagai petarung kelas ringan UFC terbaik sepanjang masa. Rekornya yang sempurna, 29-0, adalah pencapaian monumental yang kemungkinan besar tidak akan pernah terpecahkan. Masa kejayaannya sebagai juara kelas ringan dari 2018-2021 merupakan yang terlama, dengan ketiga pertahanan gelarnya berakhir melalui kuncian yang tak terbantahkan.

Khabib tidak hanya mendominasi octagon dengan gaya gulat dan sambo yang tak tertandingi, mengalahkan nama-nama besar seperti Conor McGregor, Dustin Poirier, dan Justin Gaethje, tetapi juga membawa gelombang talenta baru dari Dagestan ke dunia MMA. Sebagai ikon UFC, warisan Khabib sebagai "Si Elang" akan selalu dikenang.

Baca Juga: 5 Petinju dengan IQ Tarung Tertinggi Sepanjang Sejarah Versi AI!

2. BJ Penn (Rekor Profesional: 16-14-2)


Sebagai pionir sejati olahraga ini, BJ Penn merevolusi MMA seperti yang kita kenal sekarang. Dia adalah juara multi-divisi pertama (kelas ringan dan kelas welter) di UFC. Sebagai juara kelas ringan, Penn mencatat rekor pertahanan gelar terbanyak pada masanya, yaitu tiga kali antara 2008 dan 2010.

Keberhasilannya mempertahankan gelar melawan Joe Stevenson, Sean Sherk, dan Diego Sanchez membuktikan tekadnya yang luar biasa, tidak peduli dengan perbedaan ukuran tubuh. Keahlian jiu-jitsu dan tinju Penn pada era itu adalah sesuatu yang langka, dan menjadi fondasi bagi komponen penting yang kita saksikan dalam pertarungan UFC modern.

3. Islam Makhachev (Rekor Profesional: 27-1)


Sering disebut sebagai "penerus" Khabib, Islam Makhachev adalah pemegang gelar kelas ringan sebelum ia mengincar divisi yang lebih berat. Ia merebut sabuk tersebut dari Charles Oliveira di UFC 280 pada tahun 2022. Pertahanan gelarnya melawan Alexander Volkanovski, Dustin Poirier, dan Renato Moicano tak hanya memperpanjang rekor 15 kemenangan beruntunnya, tetapi juga menunjukkan keragaman bakatnya.

Kini, Makhachev bersiap untuk naik ke divisi kelas welter, di mana ia akan menghadapi juara bertahan Jack Della Maddalena. Pertarungan ini kemungkinan besar akan dijadwalkan paling cepat pada Oktober atau November tahun ini. Jika Makhachev berhasil meraih kemenangan, ia akan mengikuti jejak beberapa legenda sebagai juara UFC di dua kelas berat yang berbeda.

4. Frankie Edgar (Rekor Profesional: 24-11-1)


Frankie Edgar merebut sabuk juara kelas ringan dari BJ Penn pada tahun 2010 melalui keputusan mutlak, dan mengulangi performa impresifnya tiga bulan kemudian dalam pertahanan gelar yang sukses melawan mantan juara tersebut.

Kiprahnya di divisi ringan kemudian berlanjut dengan trilogi mendebarkan melawan Gray Maynard, di mana Edgar akhirnya membalas kekalahan tahun 2008-nya setelah hasil imbang di pertarungan pertama mereka. Perjalanan panjang Edgar di kelas ringan, kelas bulu, dan kelas bantam menjadi bukti hati dan tekad baja yang tak pernah menyerah.

5. Charles Oliveira (Rekor Profesional: 35-11, 1 no contest)


Masa kejayaan Charles Oliveira sebagai juara kelas ringan antara 2021-2022 banyak berkat kemampuan jiu-jitsu elitnya. Rekornya sebagai pemegang kemenangan submission terbanyak dalam sejarah UFC (16) telah menarik banyak penggemar pada gaya bertarungnya, menjamin pertarungan yang selalu mendebarkan.

Rekor 22-10 petarung Brasil ini di UFC merupakan buah dari hampir 15 tahun bersama promosi tersebut, menunjukkan dominasi yang tak terbantahkan dalam olahraga ini. Meskipun kekalahan KO baru-baru ini dari Ilia Topuria di UFC 317 membuatnya kehilangan gelar kelas ringan, ia tetap menjadi penantang utama yang patut diperhitungkan.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Petarung Kelas Berat...
10 Petarung Kelas Berat UFC Terhebat Sepanjang Masa, Francis Ngannou Nomor 1
Peringatan Khabib Terbukti,...
Peringatan Khabib Terbukti, Khamzat Chimaev Kehabisan Napas dan Kehilangan Gelar UFC
Rahasia Kekuatan Khabib...
Rahasia Kekuatan Khabib Nurmagomedov: Latihan Ekstrem Melawan Arus Sungai Dingin
Khabib Nurmagomedov...
Khabib Nurmagomedov Murka: Bela Xabi Alonso, Kritik Keras Pemain Real Madrid
Ricuh UFC 322 Disorot...
Ricuh UFC 322 Disorot Wali Kota New York, Eric Adams Perintahkan Polisi Turun Tangan
Usman Nurmagomedov vs...
Usman Nurmagomedov vs Alfie Davis: Perebutan Gelar Kelas Ringan PFL
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Special Bola
Persija Jakarta Resmi...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Resmi Gandeng Adidas, Siap Bersinar di Super League 2026-2027
Aston Villa vs Indonesia...
Bola Dunia
Aston Villa vs Indonesia All Stars Resmi Digelar di SUGBK, Bintang Super League Siap Jajal Kekuatan Klub Liga Inggris!
Usai Laga Chelsea vs...
Liga Inggris
Usai Laga Chelsea vs AC Milan, Manchester United Legends vs Liverpool Legends Siap Guncang Jakarta
Rekomendasi
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Berita Terkini
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Prancis vs Irak: Les...
Prancis vs Irak: Les Bleus Ancam Kubur Mimpi Singa Mesopotamia
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Ronaldo Disorot di Piala...
Ronaldo Disorot di Piala Dunia 2026, Conceicao: Tak Wajib Umpan CR7
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved