Kuda Hitam Intip Peluang Geser Dominasi Real Madrid dan Barcelona
Kamis, 10 September 2020 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Metode baru Koeman bertujuan mendongkrak performa Barca di lapangan. Patut dilihat bagaimana racikan Koeman saat Blaugrana menghadapi Villarreal di pertandingan pertama Primera Liga, Minggu (27/9/2020). (Baca juga: Mengenalkan Ketauhidan Sejak Dini pada Anak)
Dalam situasi ini, maka gangguan diharapkan dari tim-tim kuda hitam. Salah satunya Atletico Madrid yang finis di urutan ketiga Primera Liga musim lalu. Dalam beberapa musim terakhir, tim besutan Diego Simeone ini memang dikenal sebagai pengganggu hegemoni Madrid dan Barca.
Permainan bertahan yang mengandalkan serangan balik cepat kerap merepotkan setiap lawan. Masih mempertahankan kekuatannya musim lalu, di bursa transfer kali ini, Atletico baru mendatangkan penjaga gawang Ivo Grbic dari klub Kroasia Lokomotiva (3,5 juta euro) dan memperpanjang kontrak Yannick Carrasco setelah sempat berstatus pinjaman saat datang dari klub Liga Super China Dalian Profesional FC, Januari lalu.
Dia telah menandatangani kontrak yang akan membuatnya tetap di Estadio Wanda Metropolitano hingga 2024. Ini adalah tugas kedua Carrasco di Los Rojiblancos. Dia sebelumnya bermain untuk klub antara 2015 dan 2018, sebelum pindah ke China dan kemudian kembali dua tahun kemudian.
Kegemilangan Carrasco dan Fede Valverde benar-benar menyokong Joao Felix dan Diego Costa di lini depan. musim lalu Atletico sukses mengamankan tempat di Liga Champions kedelapan secara beruntun. Perjalanan Los Cochonaros akan dimulai saat menjamu Granada, Minggu (27/9/2020). (Lihat videonya: Limbah Medis Rumah Sakit Mencemari Sungai Cisadane)
Sevilla juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Menyelesaikan musim di urutan keempat dan menjuarai Liga Europa musim lalu membuat armada besutan Julen Lopetegui pantas diperhitungkan. Sevilla bahkan semakin kompetitif meramaikan persaingan Primera Liga musim 2020/2021 dengan menggelontorkan total 38,5 juta euro untuk mendatangkan Ivan Rakitic (1,5 juta euro), Suso (21 juta euro), Oscar Rodriguez (13,5 juta euro), dan Yassine Bounou (4 juta euro). (Alimansyah)
Dalam situasi ini, maka gangguan diharapkan dari tim-tim kuda hitam. Salah satunya Atletico Madrid yang finis di urutan ketiga Primera Liga musim lalu. Dalam beberapa musim terakhir, tim besutan Diego Simeone ini memang dikenal sebagai pengganggu hegemoni Madrid dan Barca.
Permainan bertahan yang mengandalkan serangan balik cepat kerap merepotkan setiap lawan. Masih mempertahankan kekuatannya musim lalu, di bursa transfer kali ini, Atletico baru mendatangkan penjaga gawang Ivo Grbic dari klub Kroasia Lokomotiva (3,5 juta euro) dan memperpanjang kontrak Yannick Carrasco setelah sempat berstatus pinjaman saat datang dari klub Liga Super China Dalian Profesional FC, Januari lalu.
Dia telah menandatangani kontrak yang akan membuatnya tetap di Estadio Wanda Metropolitano hingga 2024. Ini adalah tugas kedua Carrasco di Los Rojiblancos. Dia sebelumnya bermain untuk klub antara 2015 dan 2018, sebelum pindah ke China dan kemudian kembali dua tahun kemudian.
Kegemilangan Carrasco dan Fede Valverde benar-benar menyokong Joao Felix dan Diego Costa di lini depan. musim lalu Atletico sukses mengamankan tempat di Liga Champions kedelapan secara beruntun. Perjalanan Los Cochonaros akan dimulai saat menjamu Granada, Minggu (27/9/2020). (Lihat videonya: Limbah Medis Rumah Sakit Mencemari Sungai Cisadane)
Sevilla juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Menyelesaikan musim di urutan keempat dan menjuarai Liga Europa musim lalu membuat armada besutan Julen Lopetegui pantas diperhitungkan. Sevilla bahkan semakin kompetitif meramaikan persaingan Primera Liga musim 2020/2021 dengan menggelontorkan total 38,5 juta euro untuk mendatangkan Ivan Rakitic (1,5 juta euro), Suso (21 juta euro), Oscar Rodriguez (13,5 juta euro), dan Yassine Bounou (4 juta euro). (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :