Siapkan Ajang Lari Maraton, Garmin Gelar Aksi Plogging di Menteng
Selasa, 05 Agustus 2025 - 12:35 WIB
loading...
A
A
A
Secara keseluruhan, selama rangkaian Road to Garmin Run tahun ini, terkumpul 111,6 kilogram sampah. Komposisinya terdiri dari 60 kg sampah daur ulang (botol PET dan gelas plastik), 37,5 kg sampah residu (kemasan multilayer dan styrofoam), 13,8 kg sampah organik, dan 0,3 kg limbah elektronik (e-waste).
Dengan tema “From Zero to Hero”, Garmin akan menghadirkan berbagai kategori lomba, antara lain 5K, 10K, 21K, RMHC Kids Dash, dan kategori khusus ASICS Community Rank untuk mendukung partisipasi komunitas lari.
Tahun lalu, pengelolaan sampah selama Garmin Run berhasil mengurangi sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) hingga 62% serta menurunkan jejak karbon setara dengan jarak tempuh kendaraan bermotor sejauh 1.900 kilometer.
Tahun ini, Garmin kembali menggandeng Limbah.id sebagai mitra keberlanjutan. Sejumlah program tambahan akan digelar, seperti lokakarya edukasi lingkungan, pengumpulan e-waste, hingga penanaman mangrove di kawasan pesisir Indonesia melalui hasil penjualan tiket.
Garmin juga menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas dengan melibatkan komunitas pelari difabel dan Teman Tuli. Penyelenggara memastikan setiap peserta, dari latar belakang apa pun, dapat merasakan dukungan penuh hingga garis finis.
Garmin Run 2025 Digelar September
Setelah rangkaian kegiatan pra-acara, puncak Garmin Run Indonesia 2025 dijadwalkan berlangsung pada 14 September 2025 di ICE BSD, Tangerang. Ajang ini merupakan bagian dari Garmin Run Asia Series yang digelar di sembilan negara Asia.Dengan tema “From Zero to Hero”, Garmin akan menghadirkan berbagai kategori lomba, antara lain 5K, 10K, 21K, RMHC Kids Dash, dan kategori khusus ASICS Community Rank untuk mendukung partisipasi komunitas lari.
Tahun lalu, pengelolaan sampah selama Garmin Run berhasil mengurangi sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) hingga 62% serta menurunkan jejak karbon setara dengan jarak tempuh kendaraan bermotor sejauh 1.900 kilometer.
Tahun ini, Garmin kembali menggandeng Limbah.id sebagai mitra keberlanjutan. Sejumlah program tambahan akan digelar, seperti lokakarya edukasi lingkungan, pengumpulan e-waste, hingga penanaman mangrove di kawasan pesisir Indonesia melalui hasil penjualan tiket.
Garmin juga menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas dengan melibatkan komunitas pelari difabel dan Teman Tuli. Penyelenggara memastikan setiap peserta, dari latar belakang apa pun, dapat merasakan dukungan penuh hingga garis finis.
(sto)
Lihat Juga :