Saat Pemain asal AS Invasi Tim-Tim Elite Eropa
Jum'at, 11 September 2020 - 13:35 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, pemain AS dianggap kurang bertalenta karena minimnya warisan sepak bola yang berlangsung di AS. Karena itu, klub-klub takut merekrut pemain dari sana. Mereka cenderung memilih pemain-pemain asal Britania Raya, Prancis, Spanyol, Argentina, dan Brasil.
“Pemain dan pelatih AS tidak pada level tertinggi di Eropa. Tapi, saya tahu semua orang di sini bekerja sekeras mungkin untuk mendapatkan rasa hormat. Kami ingin membuktikan penilaian orang itu salah. Bantu kami selangkah demi selangkah dalam olahraga besar ini untuk memantapkan diri, " kata Marsch dilansir mlssoccer.com.
Marsch percaya ketekunan dari para pemain dan pelatih AS akan mendorong mereka maju dan mungkin bisa mengekspansi sepak bola Eropa dengan jumlah lebih besar di masa-masa mendatang. “Kami diremehkan dan tidak dihormati. Tapi, orang AS dapat berkembang. Kami bisa menjadi yang terbaik dan tidak masalah apa yang dikatakan orang lain. Kami akan bekerja sekeras mungkin karena kepercayaan diri dan ketabahan kami sangat kuat," tandas Marsch. (Lihat videonya: Tawuran Remaja Sambil Berenang Kembali Terjadi di Jakarta Utara)
Harapan besar juga disematkan mantan pemain AS Oguchi Onyewu. Pria yang pernah memperkuat Metz, Standard Liege, Newcastle United, dan AC Milan tersebut mengatakan munculnya pemain-pemain muda berbakat di klub-klub Eropa merupakan momentum agar sepak bola mendapatkan tempat yang sama di AS, seperti halnya bisbol, bola basket, dan NFL.
"Itulah rintangan terbesar yang harus diatasi sepak bola AS. Apakah kalian bagus? Anda orang AS, apakah Anda bermain lebih dari bisbol dan NFL? Saya pikir dalam dekade terakhir, kami telah mengatasi stigma itu. Saya sangat bangga melihat hal itu terjadi kepada McKennie dan pemain-pemain lainnya. Saya ingin melihat bagaimana mereka memulai musim dan berkembang," papar Onyewu. (Alimansyah)
“Pemain dan pelatih AS tidak pada level tertinggi di Eropa. Tapi, saya tahu semua orang di sini bekerja sekeras mungkin untuk mendapatkan rasa hormat. Kami ingin membuktikan penilaian orang itu salah. Bantu kami selangkah demi selangkah dalam olahraga besar ini untuk memantapkan diri, " kata Marsch dilansir mlssoccer.com.
Marsch percaya ketekunan dari para pemain dan pelatih AS akan mendorong mereka maju dan mungkin bisa mengekspansi sepak bola Eropa dengan jumlah lebih besar di masa-masa mendatang. “Kami diremehkan dan tidak dihormati. Tapi, orang AS dapat berkembang. Kami bisa menjadi yang terbaik dan tidak masalah apa yang dikatakan orang lain. Kami akan bekerja sekeras mungkin karena kepercayaan diri dan ketabahan kami sangat kuat," tandas Marsch. (Lihat videonya: Tawuran Remaja Sambil Berenang Kembali Terjadi di Jakarta Utara)
Harapan besar juga disematkan mantan pemain AS Oguchi Onyewu. Pria yang pernah memperkuat Metz, Standard Liege, Newcastle United, dan AC Milan tersebut mengatakan munculnya pemain-pemain muda berbakat di klub-klub Eropa merupakan momentum agar sepak bola mendapatkan tempat yang sama di AS, seperti halnya bisbol, bola basket, dan NFL.
"Itulah rintangan terbesar yang harus diatasi sepak bola AS. Apakah kalian bagus? Anda orang AS, apakah Anda bermain lebih dari bisbol dan NFL? Saya pikir dalam dekade terakhir, kami telah mengatasi stigma itu. Saya sangat bangga melihat hal itu terjadi kepada McKennie dan pemain-pemain lainnya. Saya ingin melihat bagaimana mereka memulai musim dan berkembang," papar Onyewu. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :