Ester Nurumi Cedera Serius, Diprediksi Baru Comeback Februari 2026
Jum'at, 12 September 2025 - 17:51 WIB
loading...
Ester Nurumi Cedera Serius, Diprediksi Baru Comeback Februari 2026
A
A
A
JAKARTA - Dokter Pelatnas PBSI , Retnoningtyas, mengungkap kabar terkini mengenai kondisi pebulu tangkis tunggal putri , Ester Nurumi Tri Wardoyo. Dia menyampaikan Ester mengalami cedera retak di pangkal tulang kering.
Untuk cedera seperti itu, Retnoningtyas menjelaskan Ester membutuhkan waktu tiga sampai enam bulan pemulihan. Dia mengungkapkan kalau adik dari Chico Aura Dwi Wardoyo itu paling lambat baru bisa kembali bertanding pada Februari 2026.
“Ester mengalami retak di pangkal tulang kering sebelah kanan pada saat menjalani latihan,” ucap Retnoningtyas dalam keterangan resmi PBSI, Jumat (12/9/2025).
Baca Juga: Komang Ayu Cahya Dewi Mundur dari Pelatnas PBSI, Pilih Jalur Profesional
“Perlu waktu recovery sekitar kurang lebih 3-6 bulan tergantung dari cepat lambatnya hasil setiap evaluasi. Paling lambat Ester akan siap bertanding pada Februari 2026,” sambungnya.
Lebih lanjut, Retnoningtyas mengatakan perkembangan sang pemain berjalan positif. Pemain berusia 20 tahun itu rutin menjalani fisioterapi dan evaluasi setiap enam minggu.
“Evaluasi awal sudah dilakukan dengan MRI dan hasilnya sudah muncul callus (tulang baru) dan perkembangannya positif sesuai dengan target yang diharapkan,” terangnya.
“Saat ini rutin dilakukan fisioterapi dan penguatan setiap hari, kemudian akan dievaluasi setiap enam minggu,” tambah Retnoningtyas.
Diketahui, Ester memang sudah cukup lama absen dari panggung internasional, termasuk BWF World Tour. Berdasarkan catatan di laman resmi BWF, penampilan terakhirnya tercatat pada Taipei Open 2025 pada Mei lalu.
Untuk cedera seperti itu, Retnoningtyas menjelaskan Ester membutuhkan waktu tiga sampai enam bulan pemulihan. Dia mengungkapkan kalau adik dari Chico Aura Dwi Wardoyo itu paling lambat baru bisa kembali bertanding pada Februari 2026.
“Ester mengalami retak di pangkal tulang kering sebelah kanan pada saat menjalani latihan,” ucap Retnoningtyas dalam keterangan resmi PBSI, Jumat (12/9/2025).
Baca Juga: Komang Ayu Cahya Dewi Mundur dari Pelatnas PBSI, Pilih Jalur Profesional
“Perlu waktu recovery sekitar kurang lebih 3-6 bulan tergantung dari cepat lambatnya hasil setiap evaluasi. Paling lambat Ester akan siap bertanding pada Februari 2026,” sambungnya.
Lebih lanjut, Retnoningtyas mengatakan perkembangan sang pemain berjalan positif. Pemain berusia 20 tahun itu rutin menjalani fisioterapi dan evaluasi setiap enam minggu.
“Evaluasi awal sudah dilakukan dengan MRI dan hasilnya sudah muncul callus (tulang baru) dan perkembangannya positif sesuai dengan target yang diharapkan,” terangnya.
“Saat ini rutin dilakukan fisioterapi dan penguatan setiap hari, kemudian akan dievaluasi setiap enam minggu,” tambah Retnoningtyas.
Diketahui, Ester memang sudah cukup lama absen dari panggung internasional, termasuk BWF World Tour. Berdasarkan catatan di laman resmi BWF, penampilan terakhirnya tercatat pada Taipei Open 2025 pada Mei lalu.
(sto)
Lihat Juga :