Daftar 6 Atlet Israel yang Ditolak Masuk ke Indonesia
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 11:54 WIB
loading...
Daftar 6 Atlet Israel yang Ditolak Masuk ke Indonesia. Foto: ynetnews.com
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia resmi menolak memberikan visa bagi enam atlet Israel yang dijadwalkan tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta, 19–25 Oktober 2025 mendatang. Keputusan ini diambil sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan Indonesia tidak akan menjalin kontak apa pun dengan Israel sebelum negara itu mengakui kemerdekaan Palestina.
Berikut daftar enam atlet Israel yang tercatat dalam delegasi yang ditolak masuk ke Indonesia.
1. Artem Dolgopyat
Lahir di Dnipro, Ukraina, 16 Juni 1997, Dolgopyat merupakan pesenam senior andalan Israel yang menonjol di nomor lantai. Ia pindah ke Israel saat berusia 12 tahun dan mulai meniti karier profesional hingga menjadi salah satu ikon olahraga negeri itu.
Dolgopyat meraih emas Olimpiade Tokyo 2020 dan perak Olimpiade Paris 2024, serta menyabet emas Kejuaraan Dunia 2023 di Antwerpen. Selain itu, ia juga dua kali menjadi juara Eropa (2020 dan 2022). Prestasinya membuatnya dinobatkan sebagai “Israeli Sportsman of the Year” pada 2017.
2. Eyal Zvi Indig
Pesenam kelahiran Israel tahun 2003 ini bergabung dengan klub Maccabi Tel Aviv dan berlatih di bawah asuhan Andrii Hrybanov dan Sergei Vaisburg. Ia mulai berlatih sejak usia empat tahun atas rekomendasi fisioterapisnya karena menderita hipotonia saat kecil.
Indig dikenal tekun meski sempat mengalami cedera ligamen lutut pada 2022 yang membuatnya mundur dari Kejuaraan Eropa Munich.
3. Ron Pyatov
Lahir tahun 2000 di Israel, Ron Pyatov merupakan atlet senam artistik putra berusia 24 tahun yang masih aktif membela tim nasional. Ia menjadi bagian dari generasi penerus pesenam Israel dan dikenal stabil di nomor serba bisa (all-around).
4. Roni Shamay
Roni Shamay adalah pesenam wanita muda Israel yang lahir tahun 2008. Meski baru berusia 17 tahun, ia sudah tampil di sejumlah kejuaraan junior internasional. Shamay disebut sebagai prospek masa depan Israel di cabang senam artistik putri.
5. Yali Shoshani
Yali Shoshani, lahir 9 Oktober 2008, juga termasuk dalam jajaran atlet putri yang tengah naik daun di tim nasional Israel. Ia masih aktif berkompetisi di level junior dan dijadwalkan naik kelas ke tingkat senior tahun depan.
6. Lihie Raz
Lihie Raz lahir di Amerika Serikat pada 14 September 2003 dan memilih membela Israel di pentas internasional. Ia adalah peraih perunggu Kejuaraan Eropa 2020 di nomor lantai — medali pertama Israel di ajang tersebut.
Raz juga menjadi juara nasional Israel pada 2019 dan 2021, serta tampil di dua edisi Olimpiade, yakni Tokyo 2020 dan Paris 2024, di mana ia finis ke-31 di nomor all-around.
Pemerintah Indonesia, melalui Menko Bidang Hukum, HAM, dan Keimigrasian Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa keputusan penolakan visa tersebut bersifat final dan mencerminkan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
“Pemerintah tidak akan memberikan visa kepada atlet Israel yang ingin datang ke Jakarta untuk mengikuti kejuaraan dunia. Sikap ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Yusril, Kamis (9/10/2025).
Dengan kebijakan ini, kontingen Israel dipastikan absen dari Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta — ajang yang diikuti lebih dari 80 negara dan menjadi salah satu kualifikasi penting menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Berikut daftar enam atlet Israel yang tercatat dalam delegasi yang ditolak masuk ke Indonesia.
1. Artem Dolgopyat
Lahir di Dnipro, Ukraina, 16 Juni 1997, Dolgopyat merupakan pesenam senior andalan Israel yang menonjol di nomor lantai. Ia pindah ke Israel saat berusia 12 tahun dan mulai meniti karier profesional hingga menjadi salah satu ikon olahraga negeri itu.
Dolgopyat meraih emas Olimpiade Tokyo 2020 dan perak Olimpiade Paris 2024, serta menyabet emas Kejuaraan Dunia 2023 di Antwerpen. Selain itu, ia juga dua kali menjadi juara Eropa (2020 dan 2022). Prestasinya membuatnya dinobatkan sebagai “Israeli Sportsman of the Year” pada 2017.
2. Eyal Zvi Indig
Pesenam kelahiran Israel tahun 2003 ini bergabung dengan klub Maccabi Tel Aviv dan berlatih di bawah asuhan Andrii Hrybanov dan Sergei Vaisburg. Ia mulai berlatih sejak usia empat tahun atas rekomendasi fisioterapisnya karena menderita hipotonia saat kecil.
Indig dikenal tekun meski sempat mengalami cedera ligamen lutut pada 2022 yang membuatnya mundur dari Kejuaraan Eropa Munich.
3. Ron Pyatov
Lahir tahun 2000 di Israel, Ron Pyatov merupakan atlet senam artistik putra berusia 24 tahun yang masih aktif membela tim nasional. Ia menjadi bagian dari generasi penerus pesenam Israel dan dikenal stabil di nomor serba bisa (all-around).
4. Roni Shamay
Roni Shamay adalah pesenam wanita muda Israel yang lahir tahun 2008. Meski baru berusia 17 tahun, ia sudah tampil di sejumlah kejuaraan junior internasional. Shamay disebut sebagai prospek masa depan Israel di cabang senam artistik putri.
5. Yali Shoshani
Yali Shoshani, lahir 9 Oktober 2008, juga termasuk dalam jajaran atlet putri yang tengah naik daun di tim nasional Israel. Ia masih aktif berkompetisi di level junior dan dijadwalkan naik kelas ke tingkat senior tahun depan.
6. Lihie Raz
Lihie Raz lahir di Amerika Serikat pada 14 September 2003 dan memilih membela Israel di pentas internasional. Ia adalah peraih perunggu Kejuaraan Eropa 2020 di nomor lantai — medali pertama Israel di ajang tersebut.
Raz juga menjadi juara nasional Israel pada 2019 dan 2021, serta tampil di dua edisi Olimpiade, yakni Tokyo 2020 dan Paris 2024, di mana ia finis ke-31 di nomor all-around.
Pemerintah Indonesia, melalui Menko Bidang Hukum, HAM, dan Keimigrasian Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa keputusan penolakan visa tersebut bersifat final dan mencerminkan sikap politik luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
“Pemerintah tidak akan memberikan visa kepada atlet Israel yang ingin datang ke Jakarta untuk mengikuti kejuaraan dunia. Sikap ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Yusril, Kamis (9/10/2025).
Dengan kebijakan ini, kontingen Israel dipastikan absen dari Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta — ajang yang diikuti lebih dari 80 negara dan menjadi salah satu kualifikasi penting menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
(sto)
Lihat Juga :