Bikepackers Escape Sukses Guncang Kulon Progo
Selasa, 14 Oktober 2025 - 12:01 WIB
loading...
Konsep gravel, adventure paling unik di Indonesia, Polygon Bikepackers, sukses digelar meriah bertepatan dengan Hari Pariwisata Sedunia, 27-28 September lalu / Foto: Ist
A
A
A
Konsep gravel, adventure paling unik di Indonesia, Polygon Bikepackers, sukses digelar meriah bertepatan dengan Hari Pariwisata Sedunia, 27-28 September lalu. Mengusung tema Bikepackers Escape, acara ini berhasil memukau 250 peserta dengan memadukan gowes, backpacking, dan orienteering dalam satu rangkaian acara yang menantang.
Bertempat di Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, Yogyakarta, lokasi ini menawarkan lanskap perbukitan dan sawah yang sempurna. Meskipun terik matahari menyengat, sorakan penonton tetap riuh menyambut antusiasme para peserta.
Nurul Ilmi, Project Manager Bikepackers dari Polygon Bikes, menjelaskan bahwa Escape memiliki makna ganda. "Escape adalah sebuah pelarian. Bagi para pesepeda dan petualang, ini adalah waktu mereka untuk keluar dari rutinitas yang padat. Sekaligus pelarian bagi kami untuk keluar dari rangkaian Bikepackers yang biasa kami lakukan sebelumnya, dengan membawa sesuatu yang baru dan berbeda pengalamannya," papar Ilmi dalam keterangan persnya, Selasa (14/11/2025).
Acara ini membagi peserta dalam dua kategori utama yang sama-sama menantang, namun dengan fokus yang berbeda. Pertama, ada Individual Adventurer. Bekerja sama dengan 5500 by Rute Syahdu, peserta ditantang menaklukkan jalur ekstrem sejauh 35 kilometer dan elevasi 650 meter.
Tantangan utamanya adalah orienteering. Peserta harus merancang dan menentukan sendiri jalur menuju tujuh checkpoint yang tersebar. "Tantangannya adalah peserta tidak nyasar dengan rute yang dibuatnya sendiri," jelas Yoan Narotama, pendiri acara 5500.
Kemudian ada Family Explorer. Kategori ini lebih fokus pada pembangunan ikatan orang tua dengan anak. Petualangan mereka dikemas lewat misi-misi seru, mulai dari mewarnai sepeda, melewati rintangan, hingga bermain permainan tradisional seperti gasing, dakon, dan egrang.
Kemeriahan Bikepackers Escape tahun ini semakin terasa dengan kehadiran lebih banyak bintang tamu ternama di bidang petualangan, termasuk Agam Rinjani, yakni pendaki yang sempat viral berkat aksinya mengevakuasi turis asal Brazil, dan Teuku Islahuddin (Udin), pecinta gowes jarak jauh yang terkenal dengan keberhasilannya menaklukkan Bentang Jawa 2024 dan Everesting Challenge (mencapai elevation gain 8.848 meter).
Yoan Narotama menambahkan, Bikepackers menjadi jawaban yang relevan bagi para pegiat petualangan yang merasakan kejenuhan pasca masa pembatasan sosial COVID-19. "Bikepackers terus dikembangkan untuk bisa menjawab tantangan masyarakat yang mudah jenuh pada pola kegiatan yang selalu sama," tutupnya.
Bertempat di Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, Yogyakarta, lokasi ini menawarkan lanskap perbukitan dan sawah yang sempurna. Meskipun terik matahari menyengat, sorakan penonton tetap riuh menyambut antusiasme para peserta.
Nurul Ilmi, Project Manager Bikepackers dari Polygon Bikes, menjelaskan bahwa Escape memiliki makna ganda. "Escape adalah sebuah pelarian. Bagi para pesepeda dan petualang, ini adalah waktu mereka untuk keluar dari rutinitas yang padat. Sekaligus pelarian bagi kami untuk keluar dari rangkaian Bikepackers yang biasa kami lakukan sebelumnya, dengan membawa sesuatu yang baru dan berbeda pengalamannya," papar Ilmi dalam keterangan persnya, Selasa (14/11/2025).
Acara ini membagi peserta dalam dua kategori utama yang sama-sama menantang, namun dengan fokus yang berbeda. Pertama, ada Individual Adventurer. Bekerja sama dengan 5500 by Rute Syahdu, peserta ditantang menaklukkan jalur ekstrem sejauh 35 kilometer dan elevasi 650 meter.
Tantangan utamanya adalah orienteering. Peserta harus merancang dan menentukan sendiri jalur menuju tujuh checkpoint yang tersebar. "Tantangannya adalah peserta tidak nyasar dengan rute yang dibuatnya sendiri," jelas Yoan Narotama, pendiri acara 5500.
Kemudian ada Family Explorer. Kategori ini lebih fokus pada pembangunan ikatan orang tua dengan anak. Petualangan mereka dikemas lewat misi-misi seru, mulai dari mewarnai sepeda, melewati rintangan, hingga bermain permainan tradisional seperti gasing, dakon, dan egrang.
Kemeriahan Bikepackers Escape tahun ini semakin terasa dengan kehadiran lebih banyak bintang tamu ternama di bidang petualangan, termasuk Agam Rinjani, yakni pendaki yang sempat viral berkat aksinya mengevakuasi turis asal Brazil, dan Teuku Islahuddin (Udin), pecinta gowes jarak jauh yang terkenal dengan keberhasilannya menaklukkan Bentang Jawa 2024 dan Everesting Challenge (mencapai elevation gain 8.848 meter).
Yoan Narotama menambahkan, Bikepackers menjadi jawaban yang relevan bagi para pegiat petualangan yang merasakan kejenuhan pasca masa pembatasan sosial COVID-19. "Bikepackers terus dikembangkan untuk bisa menjawab tantangan masyarakat yang mudah jenuh pada pola kegiatan yang selalu sama," tutupnya.
(yov)
Lihat Juga :