IOC Jajaki Kemungkinan Atlet Transgender Dilarang Ikut Cabang Olahraga Putri

Selasa, 11 November 2025 - 16:44 WIB
loading...
IOC Jajaki Kemungkinan...
IOC Jajaki Kemungkinan Atlet Transgender Dilarang Ikut Cabang Olahraga Putri
A A A
Komite Olimpiade Internasional ( IOC ) tengah mempertimbangkan kebijakan yang melarang atlet transgender berlaga di cabang olahraga putri. Isu ini mencuat setelah presiden IOC yang baru, Kirsty Coventry, membentuk empat kelompok kerja ketika resmi menjabat pada Juni lalu, salah satunya berfokus pada perlindungan olahraga perempuan.

Menurut laporan The Times, pekan lalu Direktur Kesehatan, Kedokteran, dan Sains IOC, Dr. Jane Thornton, memaparkan hasil temuan awal kelompok tersebut kepada para anggota IOC. Mantan juara dunia dayung itu menjelaskan bahwa bukti ilmiah menunjukkan seseorang yang telah melewati masa pubertas sebagai laki-laki memiliki keuntungan fisik permanen dibanding perempuan, yang tak sepenuhnya bisa dihilangkan melalui terapi hormon.

Laporan itu juga menyebut kemungkinan keputusan resmi akan diumumkan pada Sidang IOC ke-145 di Milan, beberapa hari sebelum Olimpiade Musim Dingin 2026 dimulai. Meski begitu, juru bicara IOC menegaskan bahwa pembahasan masih berlangsung dan belum mencapai keputusan final.

Dua sumber senior IOC yang berbicara kepada The Athletic secara anonim menyebut arah kebijakan organisasi “sudah jelas” dan menyebut langkah ini “sudah lama seharusnya dilakukan.”

Kontroversi ini menjadi sorotan setelah Olimpiade Paris 2024, ketika dua petinju yaknj Imane Khelif asal Aljazair dan Lin Yu-Ting dari Taiwan, memenangkan medali emas meski sebelumnya didiskualifikasi dari Kejuaraan Dunia 2023 karena gagal dalam tes kelayakan gender. Keduanya menegaskan bahwa mereka adalah perempuan, dan tidak ada bukti yang menunjukkan mereka transgender.

Kasus tersebut kembali menyulut perdebatan global mengenai partisipasi atlet transgender dalam olahraga perempuan. Sejumlah federasi besar seperti World Aquatics dan World Athletics telah lebih dulu memberlakukan larangan serupa. Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Februari lalu menandatangani perintah eksekutif yang melarang atlet transgender perempuan berkompetisi di semua level olahraga di AS, serta menolak visa bagi atlet transgender yang ingin tampil di Olimpiade Los Angeles 2028.

Hingga kini, satu-satunya atlet transgender perempuan yang pernah tampil di Olimpiade adalah atlet angkat besi asal Selandia Baru, Laurel Hubbard, di Tokyo 2020 — yang gagal mencatatkan angkatan sah.

Jika IOC benar-benar mengambil keputusan melarang atlet transgender di kategori putri, hal itu akan menjadi tonggak baru sekaligus perdebatan panjang dalam sejarah Olimpiade modern antara prinsip inklusivitas dan upaya menjaga keadilan kompetisi.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaring Bibit Unggul...
Jaring Bibit Unggul Olahraga, Program Pengembangan Atlet Sasar Kaum Muda
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Kisah Atlet Gagal Ginjal...
Kisah Atlet Gagal Ginjal dan Harapan Baru Lewat Terapi CAPD
Dukung Lahirnya Prestasi...
Dukung Lahirnya Prestasi Olahraga Nasional, UBL Perkuat Beasiswa Atlet
Kecewa, Atlet Pasuruan...
Kecewa, Atlet Pasuruan Demo Injak Plakat Buntut Bonus Porprov IX Tidak Sesuai Janji
Viral, Atlet Putri Belanda...
Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Polemik Passport Gate...
Polemik Passport Gate Atlet Naturalisasi, Menkum Harap RUU Kewarganegaraan Selesai Tahun Ini
Special Bola
Setelah Gabriel Mutombo,...
Liga Indonesia
Setelah Gabriel Mutombo, Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Disebut Gabung Persib Bandung!
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Belanda vs Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026: Der Oranje Tak Terbendung?
Persija Jakarta Resmi...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kontrak Eksel Runtukahu
Rekomendasi
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved