Tambahan 9 Poin di Sirkuit Misano Membuat Dovizioso Kembali Pede

loading...
Tambahan 9 Poin di Sirkuit Misano Membuat Dovizioso Kembali Pede
Andrea Divizioso. Foto/dok
A+ A-
MISANO - Andrea Dovizioso memang tampil sangat mengecewakan pada balapan Grand Prix San Marino di Sirkuit Misano, akhir pekan kemarin. Namun, rider tim Ducati itu ternyata tidak terlalu kecewa dengan hasil tersebut.

Pada balapan itu, Dovizioso hanya mampu menyelesaikan race di posisi ketujuh. Dia tertinggal 10,358 detik dari rider Petronas Yamaha SRT Franco Morbidelli yang menyentuh garis finis terdepan dengan catatan waktu 42 menit 2,272 detik. Namun, pembalap asal Italia ini cukup puas dengan hasil tersebut. (Baca: Berikut Sebaran Penambahan Kasus Corona di 34 Provinsi)

Pasalnya, tambahan sembilan angka sudah cukup membuatnya berada di puncak klasemen pembalap sementara MotoGP 2020. Dia sekarang telah mengumpulkan 76 poin sekaligus berhasil mengudeta posisi Fabio Quartararo yang gagal finis akibat terjatuh di balapan itu. Meski demikian, Dovizioso sedikit kurang puas dengan performa motornya di lomba kali ini.

“Beruntung, Selasa (15/9) ini, kami akan memiliki hari pengujian di Misano, yang akan sangat penting untuk mencoba menyelesaikan aspek ini. Kejuaraan tahun ini aneh dan sekarang kami memimpin klasemen. Kami harus melihat sisi positif dari situasi saat ini dan terus bekerja serta mengerahkan semua upaya untuk kembali lebih kuat di balapan berikutnya," ucap Dovizioso, dilansir situs resmi tim. (Baca juga: Sunan Giri Pendakwah Pertama di Bumi Kalimantan)

Selain itu, Dovizioso menyebut tes itu akan sangat penting untuk kemajuan performa motor Ducati Desmosedici GP20. Sejak kemenangan di GP Austria, dia terus mengalami penurunan dan sulit bersaing di barisan depan. Karena itu, dia berharap timnya dapat menemukan solusi yang terbaik untuk balapan berikutnya.



Apalagi, seri ketujuh yang bertajuk GP Emilia Romagna akan kembali berlangsung di Sirkuit Misano. Dovizioso mengungkapkan seluruh pembalap sekarang memiliki peluang yang sama untuk memenangkan balapan. Dalam enam seri yang sudah berlangsung, sudah ada enam pembalap yang mampu menempati podium teratas. Jadi, dia sangat yakin balapan akan terus berlangsung sengit hingga seri terakhir yang dijadwalkan di Portugal, 22 November mendatang.

“Saya pikir ini akan menjadi gila sampai akhir karena ada banyak pembalap cepat dan motor cepat. Setiap balapan, Anda bisa mendapatkan pemenang yang berbeda dan banyak orang yang mendekati podium. Peta kejuaraan akan berubah setiap balapan berakhir,” paparnya. (Lihat videonya: DKI Jakarta Kembali Berlakukan PSBB Jilid II Mulai Hari Ini)

Bagi Quartararo yang posisinya dikudeta Dovizioso, dia mengaku tidak terlalu peduli harus turun ke posisi kedua pada klasemen pembalap. Dia hanya bingung dengan hasil balapan di GP San Marino itu. Pasalnya, rider asal Prancis ini terjatuh dua kali selama balapan tersebut. (Raikhul Amar)
(ysw)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top