Piala Dunia 2026 dalam Bayang-Bayang Perang Amerika

Kamis, 08 Januari 2026 - 06:14 WIB
loading...
Piala Dunia 2026 dalam...
Piala Dunia 2026 dalam Bayang-Bayang Perang Amerika. Foto: thepeninsulaqatar.com
A A A
Piala Dunia 2026 sejak awal diproyeksikan menjadi tonggak baru dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya diikuti 48 tim dari enam konfederasi, digelar di tiga negara sekaligus—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—dengan 16 kota tuan rumah. Namun, di balik ambisi besar FIFA, turnamen ini kini dibayangi ketegangan geopolitik yang berpotensi mengganggu stabilitas penyelenggaraan, terutama setelah eskalasi militer Amerika Serikat di kawasan Amerika Latin.

Ajang akbar Piala Dunia tahun ini dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, membawa format kompetisi baru yang lebih panjang, lebih padat, dan menjangkau wilayah yang lebih luas dibanding edisi-edisi sebelumnya. Di tengah ambisi mencetak sejarah baru, pesta sepak bola justru terancam dalam bayang-bayang perang.

Baca Juga: Bagaimana Nasib Piala Dunia 2026 Jika Keamanan AS Memburuk Buntut Penangkapan Maduro?

Situasi memanas usai operasi militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dalam operasi militer AS, 3 Januari 2026. Langkah Washington itu memicu kecaman luas dari sejumlah negara dan menciptakan guncangan geopolitik, bukan hanya di Amerika Latin, tetapi juga dalam konteks global. Ketegangan tersebut turut menyeret Piala Dunia 2026 ke pusaran spekulasi, mengingat Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah mayoritas pertandingan, termasuk fase gugur hingga final.

Secara politis, sejumlah negara Amerika Latin yang memiliki relasi panas dengan Amerika Serikat menjadi sorotan. Dari kawasan tersebut, Kolombia telah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur kualifikasi CONMEBOL. Meksiko, sebagai salah satu tuan rumah, otomatis mengantongi tiket putaran final. Sementara itu, Kuba dipastikan tidak lolos dari kualifikasi zona CONCACAF, sedangkan Venezuela—yang berada di pusat konflik terbaru—juga gagal lolos ke putaran final. Meski demikian, status lolos atau tidaknya negara-negara tersebut tidak serta-merta meredam kekhawatiran akan dampak politik terhadap atmosfer turnamen.

Kekhawatiran itu kemudian berkembang menjadi wacana boikot. Di berbagai media internasional dan media sosial, muncul seruan agar negara-negara tertentu memboikot Piala Dunia 2026 sebagai bentuk protes terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Isu ini mengingatkan publik pada keputusan FIFA dan UEFA pada 2022 yang mencoret Rusia dari seluruh kompetisi internasional menyusul invasi ke Ukraina. Namun, dalam konteks Amerika Serikat, situasinya tidak sesederhana itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Special Bola
Antonio Conte Segera...
Bola Dunia
Antonio Conte Segera Diumumkan Jadi Pelatih Timnas Italia, Ditargetkan Bersinar di Piala Dunia 2030!
Kisah Unik Alexander...
Bola Dunia
Kisah Unik Alexander Isak, Bintang Timnas Swedia yang Pakai Bendera Negara Lain di Sepatu Piala Dunia 2026
Dilepas Persib Bandung,...
Liga Indonesia
Dilepas Persib Bandung, Rezaldi Hehanussa Resmi Akhiri Kebersamaan Tiga Setengah Musim
Rekomendasi
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Berita Terkini
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved